Lelang Frekuensi Molor, Operator Kesulitan Kembangkan Kapasitas 3G

Lelang Frekuensi Molor, Operator Kesulitan Kembangkan Kapasitas 3G

(Foto: Dreams Time)

JAKARTA – Lelang frekuensi yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menarik minat berbagai operator seluler Tanah Air. Senada dengan beberapa operator lainnya, Tri Indonesia turut tertarik mengikuti lelang frekuensi tersebut.

Sayangnya, proses lelang masih tertunda akibat penundaan rancangan peraturan menteri (permen) hingga Juni. Menanggapi hal tersebut, Tri Indonesia mengharapkan permen lelang bisa segera diselesaikan.

“Kami berharap bisa segera. Karena kami jadi mengalami kesulitan dalam menambah kapasitas di 3G,” ujar Arum K Prasojo, Corporate and Marketing Communication Tri Indonesia.

Karena hal tersebut, molornya permen lelang frekuensi secara tidak langsung berdampak pada perluasan kapasitas layanan data 3G Tri Indonesia. Diakui Arum, trafik data Tri Indonesia terbilang tinggi sehingga perluasan kapasitas dibutuhkan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada penggunanya.

Menurutnya, lelang frekuensi yang digagas pemerintah merupakan solusi bagi operator seluler dalam memperluas kapasitas jaringan. Atas hal tersebut, ia berharap pemerintah segera melangsungkan proses lelang frekuensi yang kini kembali molor.

“Tender spektrum 2100 ini memberikan solusi untuk capacity issue di 2100. Mudah-mudahan dapat segera dilaksanakan, khususnya untuk percepatan broadband plan yang digagas pemerintah,” ujarnya.

(kem)
TAG : lelang lelang kue

Baca Juga

Techno of The Week: Adopsi 4G Belum Maksimal, Ini penyebabnya!

Techno of The Week: Adopsi 4G Belum Maksimal, Ini penyebabnya!