Efisiensi, Indosat Ooredoo Kurangi Aktivitas Dompetku

Efisiensi, Indosat Ooredoo Kurangi Aktivitas Dompetku

CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli (Foto: dok Okezone)

JAKARTA - Indosat Ooredoo tahun ini melakukan sejumlah efisiensi untuk tetap bertahan di dunia telekomunikasi. Setelah menutup e-commerce Cipika, kini Dompetku mulai dikurangi aktivitasnya.

Hal ini dikatakan CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli di kantornya. Alexander menjelaskan, pengurangan aktivitas tersebut menjadi salah satu cara efisiensi yang dilakukan Indosat Ooredoo.

"Dompetku tidak di-akuisisi, tetapi aktivitasnya dikurangi saja. PayPro hanya salah satu partner yang kita lakukan (kerja sama)," kata Alexander. Ini menegaskan rumor yang berkembang atas akuisisi yang dilakukan Paypro kepada Dompetku.

Selama empat tahun terakhir, lanjut Alex, Dompetku belum memiliki keuntungan dan belum bisa menghidupi dirinya sendiri.

"Strategi tidak ada yang salah, hanya masalahnya merusak ebitda saja. Apapun itu kalau pengeluaran tetap merusak ebitda. Kita sudah melakukan pengeluaran selama 4 tahun terakhir namun tetap belum bisa menguntungkan perusahaan," tuturnya.

"Saat kita harus mengatakan stop, ya harus dilakukan. Kalau kita pengukurannya di telco yakni revenue, ebitda, ebitda margin, dan profit. Nah, dari keempatnya tidak ada yang bisa untung," tegasnya.

Sekadar diketahui, Dompetku merupakan pelayanan e-money yang dikeluarkan Indosat Ooredoo. Namun, layanan ini kurang mendapat sambutan dari masyarakat.

(kem)

Baca Juga

Indosat Ooredoo Lepas Peserta <i>Homestay</i> Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil

Indosat Ooredoo Lepas Peserta Homestay Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil