Reproduksi Manusia di Luar Angkasa Jadi Fokus Penelitian Ilmuwan

Reproduksi Manusia di Luar Angkasa Jadi Fokus Penelitian Ilmuwan

(Foto: NASA)

JAKARTA – Seorang ilmuwan mengklaim bahwa perlu untuk mulai memikirkan seks luar Bumi. Pada panel Atlantic Live belum lama ini, Asisten Profesor Kris Lehnhardt, dari George Washington University, menggambarkan seks di luar angkasa sebagai perhatian yang nyata.

Dilansir Huffington Post, Jumat (16/6/2017), masalah tersebut juga menurutnya belum dibahas oleh manusia hingga saat ini. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan manusia sebelum mencoba perjalanan luar angkasa yang panjang, seperti misi ke Mars.

Misalnya bagaimana cara melawan efek radiasi, bagaimana menjaga gizi dan mempertahankan kesehatan psikologis. Namun Lehnhardt mengatakan bahwa ada sesuatu yang dilewatkan.

“Sesuatu yang sebenarnya tidak kita ketahui adalah reprodusi manusia di luar angkasa,” kata Lehnhardt kepada khalayak.

Dulu, dengan misi yang hanya ditempuh berbulan-bulan, reproduksi bukanlah menjadi masalah bagi lembaga antariksa. Namun jika ambisi untuk kolonisasi penelitian perlu dilakukan.

“Jika kita berbicara tentang kolonisasi, ada komponen kunci untuk penjajahan yang memungkinkan memiliki bayi, dan ini merupakan sesuatu yang terus terang tak pernah kita pelajari,” katanya.

“Jika kita ingin menjadi spesies ruang angkasa dan tinggal di ruang angkasa secara permanen, ini adalah isu krusial yang perlu kita hadapi, yang belum dipelajari sepenuhnya,” terangnya.

Belum lama ini peneliti berhasil membiakkan sekumpulan tikus-tikus dengan menggunakan sperma yang dibekukan dan kemudian disimpan di Stasiun Luar Angkasa (ISS). Para ilmuwan di balik eksperimen tersebut mengatakan bahwa kemampuan untuk berhasil menyimpan dan mengangkut sperma dari luar angkasa ke Bumi bisa menjadi berguna selama ruang angkasa saat manusia mengeksplorasinya lebih luas dengan mudah.

(kem)

Baca Juga

Peneliti Temukan Kapal Karang Berusia Ribuan Tahun yang Masih Utuh, Ini Buktinya!

Peneliti Temukan Kapal Karang Berusia Ribuan Tahun yang Masih Utuh, Ini Buktinya!