Matahari Ternyata Pernah Miliki Bintang Kembar

Matahari Ternyata Pernah Miliki Bintang Kembar

(Foto: Reuters)

CALIFORNIA - Para astronom telah lama kebingungan soal kenyataan bahwa Matahari tak memiliki bintang pendamping. Namun, sekarang para ilmuwan mungkin mengonfirmasi sebuah teori lama yakni Matahari pernah memiliki bintang pendamping yang dijuluki "Nemesis".

Ilmuwan Sarah Sadavoy dan Steven Stahler sedang mempelajari awan molekuler Perseus, yang dikemas dengan bintang baru untuk menentukan berapa presentase bintang seperti bentuk Matahari kita yang berpasangan.

Gagasan mereka bahwa mayoritas bintang tak terbentuk sebagai bintang tunggal, bukanlah hal yang baru; Pertanyaannya lebih sering muncul adalah mengenai jumlah. Berapa banyak bintang mirip Matahari sebagai binari?

Untuk menemukan jawabannya, para ilmuwan menggunakan data yang ada dari survei terhadap setiap bintang di pembibitan bintang Perseus. Mereka menjalankan serangkaian model statistik yang memperhitungkan jumlah bintang tunggal dan biner di dalam awan.

Mereka menemukan, semua bintang tampak seolah-olah seperti Matahari awalnya berbentuk binari lebar dengan 500 AU di antara mereka. Selama sejuta tahun pertama kehidupan bintang-bintang, sistem menyusut menjadi sistem biner yang sebenarnya atau berantakan, seperti Matahari dan Nemesis.

Akan tetapi, Nemesis tak mungkin ditemukan. "Berdasarkan model ini, saudara kandung Matahari kemungkinan besar lolos dan bercampur dengan semua bintang lainnya di wilayah galaksi Bima Sakti, tak pernah terlihat lagi," kata pernyataan yang dikutip Engadget, Jumat (16/6/2017).

(din)

Baca Juga

Yuk, Intip Proses Terjadinya Gerhana Matahari dari Luar Angkasa

Yuk, Intip Proses Terjadinya Gerhana Matahari dari Luar Angkasa