Pendiri Telegram Dibujuk FBI Pasang Backdoor?

Pendiri Telegram Dibujuk FBI Pasang Backdoor?

(Foto: Reuters)

MOSKWA – Pavel Durov, pendiri aplikasi pesan instan Telegram mengklaim badan intelijen Amerika Serikat (AS) mencoba membujuknya untuk membangun backdoor ke platform pesannya.

Dilansir Business Insider, Jumat (16/6/2017), dia mengklaim di Twitter bahwa badan-badan AS mengupayakan untuk menyogok pengembangan aplikasinya saat mereka melakukan perjalanan ke AS tahun lalu. Durov juga mengklaim bahwa FBI menekannya secara pribadi.

“Selama kunjungan satu minggu, tim kami ke AS tahun lalu, kami menerima  dua upaya untuk menyogok devs kami oleh agen AS dan tekanan pada saya dari FBI,” tulis Durov di Twitter.

“Akan naif untuk berpikir bahwa Anda bisa menjalankan kripto berbasis independen/aman yang berbasis di AS,” imbuhnya pada tweet lain.

Telegram merupakan aplikasi perpesanan yang mengklaim memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif. Perusahaan menyediakan ruang yang aman bagi pengguna untuk berbincang melalui fitur Secret Chat yang menggunakan enkripsi end-to-end, yakni metode yang membuat pesan tak dapat dibaca oleh siapa pun kecuali pengirim dan penerima pesan tersebut.

Dia menambahkan ‘Akan naif untuk berpikir untuk menjalankan aplikasi terenkripsi dari dalam AS’

Durov juga mengklaim bahwa Signal, saingan terbesar Telegram telah didanai oleh pemerintah AS dan sebuah backdoor kemungkinan akan muncul dalam lima tahun kedepan. Hal ini bukan pertama kalinya Durov membuat klaim yang tidak berdasar.

Badan intelijen di AS, Inggris, Prancis dan negara-negara lain mengklaim bahwa mereka memerlukan perusahaan teknologi seperti Telegram untuk berhenti menggunakan enkripsi end-to-end, sehingga mereka dapat melihat komunikasi antara penjahat. Namun menghapus enkripsi itu, menghadapkan pengguna ke hacker yang berpotensi memanfaatkan backdoor yang dibuat untuk agensi seperti NSA dan GCHQ.

(kem)

Baca Juga

Netizen Antusias Sambut Minho 'SHINee', Hashtag #IndonesianTVAwards2017 Jadi Trending Topic

Netizen Antusias Sambut Minho 'SHINee', Hashtag #IndonesianTVAwards2017 Jadi Trending Topic