Google Rayakan Tradisi Mudik di Indonesia

Google Rayakan Tradisi Mudik di Indonesia

(Foto: Google)

JAKARTA - Pengguna mesin telusur Google hari ini akan menemukan sebuah gambar ilustrasi berupa sebuah mobil sedan berwarna jingga dan seorang pengendara motor. Rupanya perusahaan asal California tersebut tengah merayakan tradisi mudik 2017 di Indonesia.

Jika Doodle tersebut diklik, Anda akan dibawa ke halaman pertama pencarian dengan beragam artikel seputar mudik. Tradisi mudik sendiri merupakan kegiatan pulang ke kampung halaman bagi warga yang tinggal di kota agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

"Hari ini Doodle menandai dimulainya mudik, sebuah kegiatan pulang kampung tahunan di Indonesia. Orang-orang kota mengambil waktu ini untuk melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi keluarga di pedesaan," tulis Google.

Biasanya para pemudik melakukan perjalanan dengan beragam kendaraan seperti sepeda motor, kereta api, mobil pribadi, dan bus. Google bahkan menjelaskan bahwa pada mudik kali ini pemerintah daerah ikut andil dalam menghadirkan mudik gratis dan mendiskon harga tiket untuk bus dan kapal feri.

"Saat musim mudik tiba, kota-kota menjadi berhantu (sepi) dan bisa menghemat penggunaan daya listrik di Jakarta hingga 70% saat mudik," lanjutnya.

Dalam Doodle kali ini, tampak sebuah mobil sedan berwarna jingga lengkap dengan satu keluarga di dalamnya. Di atas mobil tersebut terlihat tumpukan barang dengan tulisan Google. Di sampingnya ada sebuah pemotor yang juga membawa tumpukan barang di belakangnya.

Sementara di bagian belakang atau background, tampak beberapa kendaraan lain yang juga sedang melakukan perjalanan mudik.

"Terlepas dari semua kondisi perjalanan, orang Indonesia akan dengan senang hati berbaur dalam hiruk pikuk perjalanan untuk membawa pulang banyak barang atau oleh-oleh untuk kerabat mereka. Semoga selamat di perjalanan, selamat mudik untuk kalian semua!" tutup Google.

(kem)

Baca Juga

Nvidia Akan Kerja Sama dengan Produsen Mobil <i>Self-Driving</i> pada 2021

Nvidia Akan Kerja Sama dengan Produsen Mobil Self-Driving pada 2021