BRTI Pastikan Jaringan Seluler di Jalur Mudik 2017 Siap Digunakan

BRTI Pastikan Jaringan Seluler di Jalur Mudik 2017 Siap Digunakan

Rapat persiapan mudik 2017 di Gedung Kominfo Jakarta (Foto: Moch Prima/okezone)

JAKARTA - Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Imam Nashiruddin melaporkan hasil kesiapan jaringan operator seluler untuk mudik 2017 hari ini, Senin (19/6/2017) di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di Jakarta.

Dari hasil uji petik terhadap kualitas jaringan semua operator telekomunikasi seluler seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison Three, Smartfren, Smart Telecom dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, dilaporkan menunjukkan hasil yang baik.

"Secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sekali, dan semua pencapaian berada di atas target yang diharapkan untuk melayani masyarakat. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa jaringan telekomunikasi seluler siap melayani arus mudik lebaran dan arus balik 2017," kata Imam.

Pengujian kesiapan jaringan operator seluler dilakukan di 10 kota yang meliputi titik keberangkatan di Jakarta, Batam, Balikpapan, dan jalur utama mudik di pulau Jawa termasuk jalur laut Jakarta - Lampung, dan jalur darat Jakarta hingga Semarang.

Selain di titik keberangkatan, operator seluler juga melakukan persiapan di berbagai kota besar yang diperkirakan menjadi titik kedatangan mudik seperti Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Padang, Semarang, dan Lampung.

Pengujian kesiapan jaringan operator seluler dilakukan dengan menggunakan metode static test pada titik-titik yang menjadi tempat berkumpulnya para pemudik seperti bandara, stasiun, terminal bus, serta pelabuhan laut.

Selain itu dilakukan pula uji coba drive test seluruh operator seluler untuk mengetahui kualitas di jalan utama.

Sedangkan tahap pengujiannya meliputi kualitas layanan telefon, seperti keberhasilan panggilan, kegagalan panggilan, dan kualitas suara. Kedua, dengan pengiriman SMS dan mobile internet, serta cakupan mobilitas melalui parameter sinyal.

"Namun demikian, diminta kepada seluruh operator seluer agar terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan optimasi jaringan, peningkatan kapasitas, pengerahan mobile BTS, atau hal lainnya yang diperlukan untuk mendukung kinerja jaringan," kata Imam.

(kem)

Baca Juga

TOP TECHNO: Khoirul Anwar, Anak Petani Penemu Teknologi 4G hingga Video Penampakan Rusa Putih

TOP TECHNO: Khoirul Anwar, Anak Petani Penemu Teknologi 4G hingga Video Penampakan Rusa Putih