Setelah Membajak Mars, Kini NASA Akan Kunjungi Uranus dan Neptunus

Setelah Membajak Mars, Kini NASA Akan Kunjungi Uranus dan Neptunus

Foto : NASA

CALIFORNIA – Sekelompok peneliti dari NASA dan berbagai universitas di AS telah menemukan rencana untuk mengeksplorasi dua planet yang tidak cocok untuk dikunjungi di Tata Surya yakni Uranus dan Neptunus.

Hal ini dibandingkan dengan dunia lain di lingkungan kosmik kita, raksasa es tersebut telah lama terbengkalai. Untuk memperbaikinya, periset merinci empat jenis misi berbeda yang dapat dikirim ke planet tersebut pada dekade berikutnya.

Konsepnya meliputi kendaraan yang bisa mengorbit di planet selama 10 sampai 15 tahun dan akan membawa probe untuk terjun ke atmosfer dunia. Setiap misi difokuskan untuk mengetahui bagaimana planet terbentuk dan bagaimana interior mereka terstruktur.

“Hal yang aneh tentang Uranus dan Neptunus adalah, meski terlihat sangat mirip sesuatu tentang interior mereka sebenarnya sedikit berbeda, dan kita tidak tahu mengapa begitu,” ujar Jonathan Fortney, seorang profesor di UC Santa Cruz seperti dikutip dari The Verge, Senin (19/6/2017).

Hingga kini, satu-satunya kendaraan yang pernah menginjak kedua planet tersebut adalah Voyager NASA 2. Diluncurkan pada 1977, pesawat luar angkasa ini melakukan flybys dari keempat raksasa gas di Tata Surya.

Pesawat tersebut menemukan cincin dan bulan baru di Uranus dan bahwa samudra air mendidih dapat mengintai di bawah permukaan planet ini. Cincin dan bulan baru juga ditemukan di Neptunus dan juga badai besar yang disebut ‘Bintik Gelap’ yang telah hilang.

Meskipun empat misi telah diajukan, secara realistis hanya satu yang dapat dipilih. Rencananya peluncuran akan terjadi antara 2029 dan 2034. Diharapkan, NASA dapat mengungkapkan bagaimana planet tersebut terjadi, dan apa yang bisa di dapat di dalamnya untuk kepentingan di Bumi.

(kem)

Baca Juga

Astronom Temukan Bintang Selain Matahari di Tata Surya

Astronom Temukan Bintang Selain Matahari di Tata Surya