Microsoft Garap Proyek ID Digital PBB untuk Semua Orang di Dunia

Microsoft Garap Proyek ID Digital PBB untuk Semua Orang di Dunia

(Foto: Reuters)

WASHINGTON – Microsoft bekerja sama dengan Accenture membangung jaringan ID digital dengan menggunakan teknologi blockchain. Sebagaimana dilansir Business Insider, Selasa (20/6/2017), kerjasama tersebut merupakan bagian dari proyek yang didukung oleh PBB untuk memberikan identifikasi legal kepada 1,1 miliar orang diseluruh dunia tanpa dokumen asli.

Perusahaan-perusahaan ini meluncurkan sebuah prototipe jaringan di markas besar PBB di New York pada pertemuan puncak kedua ID2020, sebuah konsorsium swasta-publik yang mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030 untuk memberikan identitas legal bagi semua orang di dunia.

Proyek ini bertujuan membantu individu seperti pengungsi membuktikan identitas dirinya untuk mendapatkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan perawatan kesehatan. Blockchain pertama kali dikembangkan sebagai buku besar publik dari semua transaksi dalam mata uang digital bitcoin.

“Tanpa identitas Anda tidak dapat mengakses pendidikan, layanan keuangan, perawatan kesehatan. Anda kehilangan hak dan dipinggirkan dari masyarakat,” kata David Treat, managing director dalam praktik layanan keuangan Accenture, dalam sebuah wawancara.

"Memiliki identitas digital adalah hak asasi manusia," jelasnya.

Platform baru ini akan menghubungkan sistem pencatatan entitas komersial dan publik yang ada melalui blockchain, yang memungkinkan pengguna mengakses informasi pribadi mereka di mana pun mereka berada. Misalnya pengungsi yang telah meninggalkan negara mereka, meninggalkan sertifikat pendidikan, kelahiran, atau pendidikan masih dapat memberikan bukti kredensial tersebut melalui sistem.

“Salah satu keuntungan blockchain adalah memungkinkan sistem organisasi yang berbeda untuk berkomunikasi satu sama lain,” kata Yorke Rhodes, ahli strategi bisnis global di Microsoft, dalam sebuah wawancara.

Prototipe ini dibangun pada platform Accenture yang memperkuat sistem manajemen identitas biometrik yang digunakan oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Accenture dan Microsoft, yang bekerja pada prototipe dengan penyedia layanan Avanade Inc, mengundang perusahaan lain untuk bergabung dalam proyek mereka. PricewaterhouseCoopers dan Cisco Systems Inc termasuk di antara organisasi yang terlibat dalam ID2020.

"Apa yang benar-benar terfokus pada ID2020 adalah mempertemukan aliansi para pemangku kepentingan untuk memastikan teknologi yang dikembangkan responsif terhadap kebutuhan individu," kata Dakota Gruener, direktur eksekutif ID2020, dalam sebuah wawancara.

"Teknologi hanya satu bagian dari ini," ujarnya.

(kem)

Baca Juga

Mantap! Modal Plastik, Buruh Pabrik Ini Miliki Harta Rp453 Triliun

Mantap! Modal Plastik, Buruh Pabrik Ini Miliki Harta Rp453 Triliun