Smartfren Rayu Pelanggan Migrasi dari CDMA ke 4G LTE

Smartfren Rayu Pelanggan Migrasi dari CDMA ke 4G LTE

Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, Smartfren terus mendorong migrasi pengguna CDMA menuju 4G LTE. Meski demikian, tidak mudah karena pilihan tetap ada di tangan pelanggan.

"Kita encourage, iming-iming ke mereka (pelanggan)," kata Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren di di sela acara Buka Puasa Bareng Smartfren di Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Ada barrier atau rintangan yang dihadapi perusahan, di mana apabila pengguna terlanjur jatuh cinta dengan CDMA, sehingga belum mau untuk berpindah ke 4G LTE. Kabarnya, terdapat 5 jutaan pelangan CDMA yang masih eksis memakai layanan tersebut.

Meskipun demikian, diharapkan pelanggan terus bertambah hingga akhir tahun. Derrick Surya, VP Brand and Communications Smartfren mengatakan, ada 11 juta total pelanggan Smartfren. "Kita berhasil hampir 6 juta pelanggan LTE," kata Derrick.

Perusahaan operator anak usaha Sinarmas ini menarget 9 juta pelanggan LTE hingga akhir tahun. Selain itu, perusahaan mengklaim Average revenue per user (ARPU) untuk LTE mencapai Rp60 ribu sampai Rp70 ribu.

Untuk semakin menari minat para calon konsumen, perusahaan menggencarkan berbagai promo. Khusus pada Ramadan kali ini, perusahaan menyediakan dua buah produk terbaru, yakni kartu perdana Smartfren 4G GSM dan kartu perdana Smartfren 4G GSM+.

Kartu akan bisa mendukung selama ponsel yang dipakai pengguna memenuhi spesifikasi frekuensi LTE band-5 (850 MHz) dan atau band-40 (2300 Mhz).

Munir SP, VP Technology Relations and Special Project Smartfren menambahkan, tahun ini fokus perusahaan memang tidak melakukan perluasan jaringan. "Kita enggak perluas area, kita perbaiki kualitas (jaringan) yang ada sekarang, sampai akhir tahun," tutur Munir.

Tahun depan barulah perusahaan mulai melirik untuk melakukan perluasan. "2018, bagaimana mencari perluasan, enaknya kemana," pungkasnya.

(ahl)

Baca Juga

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator