Kalah Saing, Walmart Hasut Perusahaan IT untuk Tinggalkan Amazon

Kalah Saing, Walmart Hasut Perusahaan IT untuk Tinggalkan Amazon

Foto : Shutterstock

JAKARTA – Sebuah perusahaan retail terbesar di Amerika Serikat (AS), Walmart, mengalami perselisihan dengan Amazon. Pasalnya, Walmart dituduh mengatakan kepada sejumlah perusahaan teknologi jika mereka menginginkan bisnisnya, mereka tidak boleh menjalankan aplikasi di cloud millik Amazon.

Walmart juga diklaim enggan memberikan bisnis apa pun ke Amazon, ia juga mengatakan bahwa sebagian besar data disimpan di server-nya sendiri dan layanan yang digunakan dari pesaing Amazon Web Service (AWS ) yang muncul, seperti Microsoft Azure.

“Vendor kami memiliki pilihan untuk menggunakan penyedia awan yang memenuhi kebutuhan dan kebutuhan pelanggan mereka. Seharusnya tidak ada kejutan besar bahwa ada beberapa kasus di mana kami telah memilih data kami yang paling sensitif tidak berada di platform pesaing,” ujar juru bicara Walmart, Toporek, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (23/6/2017).

Sebagai perusahaan terbesar yang paling dominan dalam menyewa on-demand, daya komputasi berbasis web, dan penyimpanan telah mengalahkan beberapa pesaing seperti Netflix.

Juru bicara Amazon merujuk pada langkah Walmart yang hanya ‘menggertak’ pemasok teknologi. “Taktik seperti ini buruk bagi bisnis dan pelanggan tentunya,” katanya.

Sekadar informasi, Walmart dan Amazon telah berdebat selama bertahun-tahun. Pekan lalu, Amazon memberi kejutan pada bisnis terbesar Walmart dengan mengakuisisi Whole Foods Market senilai USD13,7 miliar.

(kem)

Baca Juga

Buronan Tertangkap Gara-Gara Pakai Fitur Live Instagram, Kok Bisa?

Buronan Tertangkap Gara-Gara Pakai Fitur Live Instagram, Kok Bisa?