Ketimbang Facebook, WhatsApp Jadi Aplikasi Chatting Terfavorit di Dunia

Ketimbang Facebook, WhatsApp Jadi Aplikasi Chatting Terfavorit di Dunia

Foto : Reuters

CALIFOIRNIA – Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa WhatsApp menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan orang untuk menemukan dan mendiskusikan berita.

Tapi penggunaan aplikasi perpesanan tampaknya sangat bervariasi antar negara. Di Malaysia, lebih dari 50% mereka yang disurvei mengatakan bahwa mereka menggunakan WhatsApp untuk mendapatkan berita setidaknya seminggu sekali. Lain di AS, angka itu hanya 3% dan di Inggris hanya 5%.

Penelitian yang dilakukan oleh Reuters Institue for The Study of Journalism dan meliput 34 negara di Eropa, Amerika, dan Asia selain Taiwan dan Hong Kong. Sebanyak 71.850 orang diinterogasi oleh YouGov pada Januari dan Februari untuk menghasilkan datanya.

Hasilnya, Facebook tetap menjadi media sosial dan layanan olahpesan yang paling populer untuk keterlibatan berita di semua negara kecuali dua negara, Jepang dan Korea Selatan, di mana Youtube dan Kakao Talk mendominasi.

Meski Facebook telah banyak memiliki sumber berita pada jaringan sosialnya, hal itu tampaknya terus meningkat pada aplikasi pesan instan pribadi dan WhatsApp pada khususnya.

Menurut laporan tersebut, WhatsApp sekarang merupakan layanan sosial terpopuler kedua untuk berita di posisi sembilan dari 36 lokasi dan platform paling terpopuler ketiga di lima negara lainnya.

Penulis memberikan beberapa penjelasan potensial mengenai penggunaan WhatsApp yang populer yakni penggunaan enkripsi end-to-end berarti pesan hanya dapat dilihat oleh pengirim dan penerima mereka, yang menawarkan perlindungan lebih kepada pengguna agar tidak dipantau oleh pihak berwenang. Demikian dinukil dari BBC, Jumat (23/6/2017).

(kem)

Baca Juga

Catat! Rektor Universitas Brawijaya: Tak Ada Kaitan Kampus dengan Komunitas Gay di Facebook

Catat! Rektor Universitas Brawijaya: Tak Ada Kaitan Kampus dengan Komunitas Gay di Facebook