Ketum Perindo Hary Tanoe Dikriminalisasi, Netizen: Prihatin dengan Penegakan Hukum

Ketum Perindo Hary Tanoe Dikriminalisasi, Netizen: Prihatin dengan Penegakan Hukum

(Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, menjadi tersangka hanya karena mengirimkan SMS kepada Jaksa Yulianto. Padahal berdasarkan sejumlah pengamat dan ahli, isi pesan tersebut sama sekali tak berisi ancaman.

Dengan demikian, mereka menilai status tersangka yang dialamatkan kepada Hary Tanoe sama sekali tak berdasar. Selain itu netizen pun menganggap bahwa proses hukum terkesan penuh kontroversi.

Sebagaimana yang terlihat dalam website Change.org. Seseorang membuatkan petisi yang mengkritisi penetapan tersangka Hary Tanoesoedibjo. Dalam petisi tersebut seorang netizen bernama Agutinus mengungkapkan keprihatinannya.

"Prihatin dan miris dengan proses penegakan hukum yang terkesan penuh kontroversi," katanya. Netizen lainnya juga menyerukan bahwa pendzaliman terhadap Ketua Umum Perindo tersebut juga harus dihentikan. "Pendzaliman wajib dihentikan !!!," ungkap Nofran Neko.

Pada Juni, seseorang bernama Julfin Syaputra menuliskan kritikan agar penegakan hukum dapat dilaksanakan dengan sebenar-benarnya. Ia mengatakan bahwa mengatakan pendapat merupakan suatu hal yang dilindungi oleh Undang-Undang.

"Kebebasan menyampaikan pendapat dilindungi oleh Undang-undang. Apa yang disampaikan Pak Hary Tanoesoedibjo, melalui SMS ke Jaksa Yulianto, apakah masuk dalam kategori "Intimidasi" atau "Mengancam???" tulisnya.

(kem)

Baca Juga

Waspada! ATM Dapat Di-<i>hack</i> Hanya dalam 5 Menit

Waspada! ATM Dapat Di-hack Hanya dalam 5 Menit