Nah Loh! Google Bakal Tegur Website yang Munculkan Iklan Mengganggu

Nah Loh! Google Bakal Tegur Website yang Munculkan Iklan Mengganggu

(Foto: The Daily Beast)

JAKARTA - Salah satu cara bagi pemilik website untuk mendapatkan uang ialah melalui iklan online. Namun dewasa ini, tampilan iklan dalam sebuah website malah membuat pengunjung merasa terganggu. Oleh karena itu mereka pun memilih untuk memasang pemblokir iklan.

Untuk menghindari hal semacam itu, kabarnya Google bakal memberikan peringatan kepada website yang memasang iklan pengganggu.

Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Kamis (10/8/2017), Google telah mengumumkan langkah tersebut sebagai cara untuk membantu para pemilik website dalam meningkatkan kemampuan mereka saat menampilkan iklan.

Baca juga: Ada-Ada Saja! WikiLeaks Siap Tampung Karyawan Google yang Dipecat Gara-Gara Kasus Gender

Google bakal memantau website setiap harinya dan merekam aktivitas mereka dalam menampilkan iklan. Selain itu pemilik website juga bakal mendapatkan pedoman agar mereka bisa mengikuti kebijakan tersebut.

"Untuk membantu para penerbit meningkatkan pengalaman iklan mereka, kami mengkaji situs setiap harinya dan merekam video pengalaman iklan yang ditemukan tak sesuai dengan standar kami (Better Ads Standards)," ungkap Google.

Baca juga: Google Tak Lagi Jadi Mesin Pencari Default di Rusia, Kok Bisa?

"Jika sebuah situs berada dalam kategori 'gagal' atau 'peringatan' mereka bakal mendapatkan Ad Experience Report secara visual dan mendapatkan informasi mengenai Better Ads Standards dan bagaimana masalah ini dapat berdampak pada website mereka," lanjut Google.

Kebijakan tersebut bakal mulai disebar Google dalam beberapa pekan ke depan pada pemilik website dan mulai memberikan notifikasi.

Pada Juni 2017, Google juga berencana untuk menerapkan kompresi pada iklan bergambar dengan menggunakan algoritma bernama Brotli. Sistem tersebut diklaim dapat mengurangi ukuran iklan Google hingga 15%.

(kem)

Baca Juga

Facebook Uji Fitur Anyar yang Disesuaikan Minat Pengguna, seperti Apa?

Facebook Uji Fitur Anyar yang Disesuaikan Minat Pengguna, seperti Apa?