CEO BlackBerry Temui Menkominfo, Apa yang Dibicarakan?

CEO BlackBerry Temui Menkominfo, Apa yang Dibicarakan?

CEO BlackBerry Jhon Chen (Foto: Reuters)

JAKARTA - Setelah Bos Telegram dan perwakilan Google, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara hari ini mendapat kunjungan dari CEO BlackBerry John Chen. Kedua petinggi tersebut kemudian melakukan pertemuan tertutup.

Dalam pertemuan tersebut, Chen mengaku tidak ada pembicaraan khusus. Pertemuan tersebut hanya berbicara mengenai bisnis korporasi yang tengah menjadi fokus BlackBerry.

Baca juga: Nokia Belum Jelas, Blackberry Siapkan Smartphone Ber-Keyboard QWERTY Lagi?

Chen pun meminta saran kepada Menkominfo terkait bisnis yang sedang dijalannya. Pasalnya, perusahaan asal Kanada tersebut kini bukan fokus kepada ponsel pintar, namun lebih kepada software dan hardware.

Sementara itu, Menkominfo Rudiantara membenarkan jika BlackBerry akan masuk ke pasar koporasi di Indonesia. Pasar yang dituju BlackBerry lebih kepada keamanan untuk digunakan kepada pemerintah, salah satunya kasus di Jerman.

Baca juga: Inikah Tanda-Tanda Kematian BlackBerry Priv?

Terpisah, Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza menjelaskan, dalam pertemuan tersebut BlackBerry juga menjelaskan mengenai software keamanan miliknya sudah digunakan pada produk mobil tanpa sopir atau autonom.

Sebelumnya, BlackBerry memutuskan untuk beralih ke pelayanan software karena mengalami penurunan dalam penjualan ponsel pintarnya. Pasalnya, BlackBerry tidak bisa bersaing dengan ponsel yang menggunakan sistem operasi Android dan iOS.

Untuk menyelamatkan penjualan, BlackBerry sempat mengeluarkan Priv yakni menggunakan sistem operasi Android dengan tetap menggandeng keamanan internal BlackBerry. Sempat menjadi andalan, namun derasnya ponsel pintar keluaran android membuat Priv tidak bisa bertahan dan penjualannya terus menurun.

(kem)

Baca Juga

<i>Waduh</i>! Pasar PC Lesu, Lenovo Merugi Rp962 Miliar

Waduh! Pasar PC Lesu, Lenovo Merugi Rp962 Miliar