Sah! Kominfo Resmi Buka Blokir Telegram

Sah! Kominfo Resmi Buka Blokir Telegram

(Foto: Moch. Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Setelah diblokir sejak 14 Juli 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka blokir Telegram versi website per hari ini, Kamis (10/8/2017).

Blokir itu dibuka setelah adanya kesepakatan antara Telegram dengan Kominfo soal pemberantasan konten negatif di layanan milik Pavel Durov tersebut. Telegram dikatakan telah menyetujui untuk membuka jalur khusus kepada Kominfo agar bisa lebih leluasa dalam bertindak.

"Kominfo diberi jalur khusus untuk meng-address konten negatif, khususnya di Telegram. Dengan progress yang dikerjakan bersama-sama Telegram, dikerjakan oleh Kominfo dan tim dari Telegram, hari ini webnya dibuka kembali," kata Rudiantara di Kemenkominfo.

Kesepakatan tersebut tak lepas dari adanya pertemuan antara Menkominfo Rudiantara dengan Pavel Durov, CEO sekaligus sang pendiri Telegram. Dengan demikian, mulai hari ini Komimfo resmi membuka kembali beberapa DNS yang sempat diblokir.

Adapun DNS yang dibuka berjumlah 11 yakni Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan konten negatif dan ingin melaporkannya, maka Kominfo menyediakan jalur aduan di halaman resmi www.kominfo.go.id.

(kem)

Baca Juga

<i>Waduh</i>! Pasar PC Lesu, Lenovo Merugi Rp962 Miliar

Waduh! Pasar PC Lesu, Lenovo Merugi Rp962 Miliar