Ada-Ada Saja! Retas Komputer Kini Bisa Menggunakan DNA, Bagaimana Bisa?

Ada-Ada Saja! Retas Komputer Kini Bisa Menggunakan DNA, Bagaimana Bisa?

Dok. Daily Mail

WASHINGTON – Banyaknya perkembangan teknologi yang ada saat ini telah membuat orang banyak mencari celah untuk melakukan kejahatan. Salah satunya seperti dinukil dari laman Daily Mail, para peneliti berpendapat bahwa DNA bisa digunakan untuk meng-hack komputer.

 

Baca juga: Canggih! Headset Ini Bisa Buat Penggunanya ‘Kurus’ Tanpa Diet

Sebuah malware dikodekan dalam gen yang umum dan dialihkan pada komputer untuk bisa menganalisis DNA. Peneliti pun memperingati para penjahat siber bisa saja berpura-pura meludah atau sebuah sampel darah yang digunakan untuk bisa mencuri sebuah informasi dari sebuah laboratorium forensik.

Sebuah malware biological diciptakan oleh seprang ahli dari University of Washington di Seattle, yang disebut-sebut sebagai DNA pertama yang bisa mengeksploitasi sistem komputer.

Baca juga: Gokil! Modal Rp400 Ribu, Pria Ini Mampu Jual Konsol Atari 2700 Jadul Seharga Rp40 Juta

“Kami tidak ingin membuat pasien khawatir mengenai tes genetik di mana ini bisa menghasilkan sebuah informasi bernilai,” ungkap Dr Luis Ceze, seperti dinukil dari laman Daily Mail.

“Kami tidak ingin menjadikan bahwa molekul dan dunia elektronik menjadi lebih dekat. Ada potensi dalam sebuah interaksi perlu direnungkan sebelumnya,” jelasnya.

Penggunaan DNA dalam meng-hack komputer ini sendiri bisa mejadi suatu hal yang metode yang sangat sensitif. Namun malware DNA ini belum menjadi sebuah ancaman.

Peneliti pun coba untuk membuat kemungkinan terbaik demi melumpuhkan beberapa fitur keamanan dan menciptakan kerentanan dari salah satu program bioinformatika.

Baca juga: Ada Ada Saja! Mal Ini Sediakan Ruang “Khusus Suami” saat Menemani Istri Belanja

“Ini masih perlu dilihat kembali apakah hal ini benar-benar berguna, tapi kami juga masih bertanya-tanya apakah dalam situasi semi-realistis memungkinkan untuk bisa menggunakan molekul biologis untuk menginfeksi sebuah komputer melalui proses DNA yang normal,” ucap Peter Ney.

Penulis lainnya Dr Lee Organick juga mengatakan hal ini jelas ada banyak tantangan yang akan dihadapi. “Bahkan jika seseorang ingin untuk melakukan aksi jahat seperti ini, hal tersebut mungkin tidak akan berhasil. Namun tetap bisa ditemukan kemungkinannya,” ujarnya.

Malware DNA ini akan ditampilkan di Usenic Security Symposium di Vancouver. “Kami melihat sebuah teknologi baru dan bertanya apakah hal ini menjadi sebuah ancamana yang bisa terwujud. Sehingga idenya untuk membuat maju,” tambah Peter Ney. (afr)

(kem)

Baca Juga

TOP TECHNO: Alien Berpotensi Temukan Bumi Gara-Gara Peta NASA hingga <i>Microgrid</i> Bakal Dukung Koloni Mars

TOP TECHNO: Alien Berpotensi Temukan Bumi Gara-Gara Peta NASA hingga Microgrid Bakal Dukung Koloni Mars