Mantap! Satelit Hasil Cetakan 3D Segera Meluncur ke Luar Angkasa

Mantap! Satelit Hasil Cetakan 3D Segera Meluncur ke Luar Angkasa

Foto: Dok. Cnews

CAPE CANAVERAL – Satelit menjadi salah satu benda buatan manusia yang sengaja diluncurkan ke luar angkasa untuk berbagai tujuan. Menggunakan satelit, manusia yang ada di bumi bisa terus memantau berbagai hal yang terjadi di luar angkasa.

Kosmonot spacewalking berusaha untuk menciptakan sebuah satelit pertama di dunia yang dibuat dengan menggunakan cetakan 3D. Demikian seperti dinukil dari laman Cnews.

 

Baca juga: China Berhasil Kirimkan ‘Kode Tak terpecahkan’ ke Bumi, Seperti Apa?

Secara keseluruhan, Fydor Yurchikhin dan Sergey Ryazabskiy telah menyelesaikan rilis dalam membuat nanosatelit sebanyak lima buah dengan menggunakan tangan mereka. Satu per satu nanosatelit yang diciptakannya memiliki tampilan yang tipis, bahkan ukurannya tidak lebih dari satu sampai dua kaki. Ditambah lagi, satelit ini dinilai lebih aman di International Space Station.

Casing pertama yang dibuat dengan menggunakan cetakan 3D dibuang ke laut, begitu pula baterai yang ada di dalamnya. Hal tersebut sengata dilakukan untuk bisa melihat bagaimana kondisi satelit 3D tersebut, terutama di lingkungan yang ada di luar angkasa.

 

Baca juga: Wow, Satelit Ini Mampu Melacak Kendaraan yang Bergerak

Satelit 3D ini terdiri dari benda-benda elektronik biasa. Selain itu, satelit 3D ini juga memiliki kemampuan untuk mengucapkan salah dengan berbagai bahasa. Khususnya kepada siswa di Siberia’s Tomsk Polytechnic University, tempat satelit 3D ini diciptakan.

Selain itu, satelit 3D ini hanya memiliki berat sekira 20 sampai 24 pounds. Diharapkan satelit ini bisa mengorbit untuk lima sampai enam bulan ke depan di luar angkasa.

Satelit ini juga menjadi penanda peluncuran satelit pertama di dunia yang diciptakan oleh manusia pada 4 Oktober 1957. Kala itu, sebuah satelit bernama Sputnik 1 diluncurkan ke luar angkasa oleh Uni Soviet.

 

Baca juga: Manfaatkan Satelit, Peneliti Mampu Prediksi Tanah Longsor

“Kami akan memiliki beberapa alasan untuk minum mungkin hari ini,” ungkap salah satu dari mereka.

Kosmonot sendiri telah mengumpulkan berbagai ekperiman sains dari luar sekira 250 mil. Selain itu, berbagai analisis yang juga telah dilakukan oleh para kosmonot. (afr)

(kem)

Baca Juga

Ilmuwan Klaim Bisa Simpan Cahaya sebagai Suara, Nih Penjelasannya!

Ilmuwan Klaim Bisa Simpan Cahaya sebagai Suara, Nih Penjelasannya!