Uber Hentikan Fitur Lacak Pengemudi, Kenapa?

Uber Hentikan Fitur Lacak Pengemudi, Kenapa?

Foto: AFP

JAKARTA – Setelah memilih Dara Khosrowshahi, chief executive perusahaan perjalanan Expedia Inc, sebagai Chief Executive Office (CEO) Uber Technologies Inc. Kini mereka akan memperbaiki aplikasi karena memiliki fitur yang dapat melacak pengemudi hingga lima menit setelah menurunkan penumpang.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, Selasa (29/8/2017), perubahan yang meliputi kemampuan membagikan lokasi hanya saat menggunakan aplikasi rencananya akan diumumkan pada Selasa waktu setempat, pengguna iPhone lebih dahulu mendapatkan perubahan ini.

Hal ini terjadi setelah Uber berusaha memperbaiki diri dari krisis yang berujung pada pelepasan Travis Kalanick sebagai CEO.

Kepala Keamanan Uber, Joe Sullivan, mengatakan bahwa pembaruan location-tracking ini tak ada kaitannya dengan pergantian eksekutif. Uber membuat opsi pengguna dengan membatasi data yang hanya bisa digunakan saat aplikasi sedang aktif pada November lalu.

Perusahaan layanan ride-sharing itu menyatakan bahwa mereka perlu izin untuk mengumpulkan data yang dapat melacak pengemudi selama lima menit setelah perjalanan selesai demi memastikan keamanan pelanggan.

Meski begitu, sistem tersebut menuai kritik karena dianggap melanggar kepercayaan para pengguna, terutama untuk perusahaan yang sedang bermasalah akibat cara mereka mengumpulkan dan memakai data pelanggan yang tak masuk akal.

Menurut Sullivan, Uber telah membuat kesalahan sebab meminta informasi lebih dari pengguna tanpa memberi tahu jelas alasan Uber melakukan hal tersebut.

Namun, jika Uber memutuskan untuk melacak lokasi selama lima menit dan bisa berharga untuk kemudian hari, mereka akan berusaha menjelaskan nilai yang mereka bawa dan membuat opsi bagi pelanggan.

Sullivan menambahkan, perubahan ini adalah bagian dari pembaruan untuk memperbaiki kerahasiaan, keamanan dan transparansi di Uber.

(kem)

Baca Juga

Diblokir Kominfo, Situs Nikahsirri Masih Bisa Diakses, Lelang Perawan Ternyata Andalan Situs Ini

Diblokir Kominfo, Situs Nikahsirri Masih Bisa Diakses, Lelang Perawan Ternyata Andalan Situs Ini