Cegah Data Terkuras, Facebook Uji Fitur Instant Video

Cegah Data Terkuras, Facebook Uji Fitur Instant Video

(Foto: Reuters)

MENLO PARK - Facebook tampaknya tak ingin paket data mobile penggunanya terkuras habis hanya untuk menonton video. Pasalnya, raksasa jejaring sosial itu tergerak untuk menguji fitur baru yang disebut Instant Video.

Fitur yang diujikan Facebook itu akan mengunduh dan menyimpan video Facebook ke telefon Anda ketika Anda di jaringan Wifi, sehingga Anda bisa menontonnya nanti. Selain itu, pengguna juga akan melihat ikon baut petir video pre-loaded.

Fitur Instant Video mengingatkan pada Instant Articles, format konten host milik Facebook yang memuat jauh lebih cepat dibandingkan situs web seluler sehingga pengguna tak menurunkan artikel penerbit yang muncul.

Lantaran video dimuat lebih lambat dari halaman web, penerbit mungkin tertarik untuk memastikan keterlihatan maksimal untuk klip mereka. Fitur ini juga bisa mendapatkan keuntungan dari tab Watch baru milik Facebook, yang memungkinkan untuk menyimpan episode sehingga orang bisa menontonnya di kereta api atau tempat lain.

Facebook mengonfirmasi kepada Tech Crunch, Selasa (12/9/2017), bahwa tes Instant Video tersedia untuk sebagian kecil pengguna Android. Tangkapan layar Instant Video pertama kali dibagikan oleh Devesh Logendran dengan menggunakan nama samaran untuk direktur media sosial TNW Matt Navarra.

Sebelumnya, Facebook telah mencoba untuk menyesuaikan layanannya dengan bandwidth dan harga data yang berbeda dengan memberi re-ranking News Feed untuk memprioritaskan konten berukuran rendah saat menurunkan video jika Anda menggunakan koneksi lambat, atau memutar ulang storie yang telah Anda lihat.

Ketika Instant Articles sebagian besar berfokus pada kecepatan dan kemudahan membaca di Facebook, Instant Video berfokus pada biaya dan aksesibilitas. Sehingga ini bisa bermanfaat untuk negara-negara berkembang.

(din)

Baca Juga

Setelah Caplok HTC, Mampukah Google Geser Dominasi Apple-Samsung?

Setelah Caplok HTC, Mampukah Google Geser Dominasi Apple-Samsung?