Sedih! WhatsApp Ditinggal Pendirinya

Sedih! WhatsApp Ditinggal Pendirinya

(Foto: Cnet)

NEW YORK - Brian Acton, salah satu pendiri aplikasi pesan WhatsApp hengkang dari perusahaan yang berada di bawah payung Facebook itu. Alasannya, Acton akan mendirikan yayasannya sendiri.

Acton, yang mendirikan aplikasi populer dengan CEO WhatsApp Jan Koum di 2009 sempat mengatakan di sebuah posting Facebook, yayasannya akan berfokus pada persimpangan teknologi nirlaba, teknologi dan komunikasi.

"Ini merupakan sesuatu yang saya pikirkan untuk sementara waktu, dan sekarang saatnya untuk fokus dan mengeksekusi. Saya akan berbagi lagi dalam beberapa bulan mendatang," kata Acton.

Acton merupakan lulusan Stanford University dan mantan karyawan Apple. Ia bertemu Koum saat kedua berkerja di Yahoo!. Pasangan ini meninggalkan Yahoo! pada 2007 dan meluncurkan WhatsApp dua tahun kemudian.

Aplikasi tersebut, yang menghubungkan pelanggan untuk mengirim pesan satu sama lain melalui Internet dibandingkan menggunakan pesan SMS tradisional melalui operator telefon, mencapai satu miliar pelanggan setiap bulannya.

Aplikasi ini berkembang sangat cepat di Brasil, Meksiko, Rusia, dan India. Facebook membeli perusahaan tersebut senilai USD19 miliar, membantu memberikan Acton kekayaan bersih senilai USD6,5 miliar.

Facebook sendiri tak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar soal kepergian Acton. Demikian seperti dikutip dari Cnet, Rabu (13/9/2017).

(din)

Baca Juga

Diblokir Kominfo, Situs Nikahsirri Masih Bisa Diakses, Lelang Perawan Ternyata Andalan Situs Ini

Diblokir Kominfo, Situs Nikahsirri Masih Bisa Diakses, Lelang Perawan Ternyata Andalan Situs Ini