Akhir 2009, Nusantara Online Beredar di Pasar Game Indonesia

Stefanus Yugo Hindarto, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2009, 16:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2009 06 25 55 232932 2Sgpm9sHIP.jpg Screenshot Nusantara 1 (foto: Indogamer)

JAKARTA - Setelah melewati tahapan panjang selama lebih dari tiga tahun, game Nusantara siap memasuki pasar game online Indonesia.

"Saat ini Nusantara Online tengah dalam tahap persiapan bisnis dan siap memasuki pasar pada kuartal ke empat tahun ini," ujar Managing Director Nusantara Online, Heru Nugroho kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Kamis (25/6/2009).

Massive Multiplayer Online Role Playing Game (MMORPG) yang dikembangkan oleh Sangkuriang Studio dan Telegraph Studio itu akan dipasarkan  dengan bantuan PT Nusantara Wahana Komunika (Nusakom). Perusahaan tersebut nantinya akan menjadi publisher sekaligus pemegang hak ekslusif atas penjualan produk Nsantara online dan produk turunannya.

"Pengembangan game yang telah selesai 100 persen ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki kreatifitas dan kemampuan Inovasi yang sama hebatnya dengan bangsa lain," ujar Heru.

Saat ini, game Nusantara online baru dapat dinikmati oleh pengguna ISP Melsa di Bandung. Rencananya pada Agustus mendatang, server Nusantara online akan terkoneksi dengan Indonesia Internet Exchange (IIX) dan dapat diakses seluruh pengguna internet. Namun, kembali ditegaskan, secara bisnis, nusantara online diperkirakan akan beroperasi penuh pada kuartal keempat.

Game Nusantara Online akan secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan pembukaan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2009 di Jakarta Convention Center, Jumat (26/6/2009) besok.

Game Nusantara Online versi I akan menghadirkan tiga kerajaan utaama nusantara, Majapahit, Padjajaran, dan Sriwijaya. Untuk versi 2 Nusantara online akan menambah kerajaan Samudera Pasai, Bedahulu, dan Gowa.

"Setiap tahun kami akan meluncurkan versi baru dengan tambahan tiga kerajaan, pengembangan ini akan terus dilakukan setidaknya hingga tiap propinsi di Indonesia diwakili oleh satu kerajaan di nusantara online," ujar Heru.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini