Share

Hero Perusahaan Retail Pertama dengan Katalog Online

Rachmatunnisa, Jurnalis · Senin 09 November 2009 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2009 11 09 55 273532 HQSzSAMQy1.jpg Katalog online Hero

JAKARTA - Perusahaan retail Hero baru saja meluncurkan katalog belanja online. Hal ini menjadi keunikan tersendiri mengingat Hero menjadi perusahaan retail pertama yang memiliki katalog belanja yang disuguhkan secara online.

Dikatakan oleh Marketing Director Hero Maria Suwarni, katalog online ini berfungsi untuk menjangkau lebih banyak konsumen di seluruh Indonesia.

Follow Berita Okezone di Google News

"Katalog tradisional kan hanya bisa dilihat jika konsumen berbelanja di toko kami. Dengan hadirnya katalog online ini, konsumen bisa mengaksesnya dimana saja dan mengetahui berbagai penawaran yang kami hadirkan," kata Maria ketika dihubungi okezone, Jumat (6/11/2009) lalu.

Dengan pertimbangan tersebut, Maria memperkirakan katalog online ini akan efektif dalam mempromosikan berbagai penawaran di toko mereka. Dengan sifat media online yang praktis dan bisa diakses dimana saja, Maria optimis promosi penawaran mereka akan menjangkau konsumen dengan cakupan yang lebih luas.

Namun begitu, menurut Maria kehadiran katalog online ini tidak secara otomatis menggantikan katalog tradisional. Maria bahkan menyebutkan baik katalog online maupun katalog tradisional memiliki fungsi yang saling melengkapi.

"Meski kini Hero memiliki katalog online bukan berarti kami tidak akan menghadirkan katalog tradisional lagi. Katalog online berfungsi memperluas jangkauan kami kepada konsumen yang tidak bisa membaca katalog tradisional," tandasnya.

Hero sendiri merupakan perusahaan retail pertama yang melangkah jauh lebih ke depan dengan mempercayakan media digital dalam mendistribusikan daftar produk yang mereka jual. Bahkan, pantauan okezone, belum ada perusahaan retail lain yang melakukan hal serupa.

Katalog yang hadir merupakan daftar produk jual yang dapat ditemui di toko-toko retail milik Hero seperti Hero Supermarket, Giant, Guardian dan StarMart.

Read this article in English   

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini