Google Sulap Museum Irak ke Bentuk Digital

Rachmatunnisa, Jurnalis · Rabu 25 November 2009 13:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2009 11 25 55 279076 95E3x4ODWK.jpg Chief Executive Google Eric Schmidt melakukan kunjungan ke Museum Nasional Irak (Foto: New York Times)

BAGHDAD - Tak lama lagi, Museum Nasional Irak bisa memamerkan koleksi benda bersejarah mereka secara online. Hal itu menjadi mungkin karena raksasa internet Google akan menyajikan artefak dan dokumen Museum Nasional Irak dalam bentuk online.

Hal ini dikemukakakan oleh Direktur Museum Nasional Irak Amira Eda. Dia menyebutkan, dengan sistem seperti ini semua orang bisa mengakses dan mendapatkan berbagai informasi mengenai benda-benda koleksi Museum Nasional Irak.

Sementara itu, Chief Executive Google Eric Schmidt mengonfirmasikan pihaknya akan menciptakan kopi virtual dari seluruh koleksi museum menggunakan biaya sendiri.

Ada sekira 14.000 gambar digital yang dibuat Google berdasarkan koleksi museum dan bisa segera diakses melalui internet mulai tahun depan demikian keterangan yang dikutip dari AFP, Rabu (25/11/2009).

"Misi Google adalah menyediakan informasi yang bisa diakses oleh siapa saja. Banyak informasi tentang dunia Arab yang belum diketahui oleh dunia luar," kata Schmidt.

Museum Nasional Irak merupakan salah satu tempat penyimpanan koleksi Mesopotamia yang mengagumkan. Sayangnya, pada April 2003 pasca terjadi invasi AS ke Irak, sekira 15 ribu patung dan artefak berharga dicuri dan beberapa koleksi berharga lainnya diselundupkan.

(rah)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini