Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SBY Belum Terima Laporan Terkait RPM Konten Multimedia

Insaf Albert Tarigan, Jurnalis · Senin 15 Februari 2010 17:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 02 15 55 303871 cnEqloXquq.jpg

JAKARTA - Rancangan Peraturan Menteri (RPM) terkait Konten Multimedia masih menuai pro kontra. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri dikabarkan belum menerima laporan resmi dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tifatul Sembiring.

"Sampai hari ini presiden belum terima laporan resmi dari kominfo," ujar juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha di kantor Presiden, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2010).

Namun begitu, tambah Julian, pihak kepresidenan percaya jika Departemen yang dipimpin Tifatul Sembiring itu akan bekerja optimal dan profesional dalam merumuskan kebijakan apapun.

"Kami percaya, Depkominfo (sekarang Kemenkominfo) bekerja optimal dan seprofesional mungkin dalam merumuskan kebijakan secara tepat terkait konten internet dan sebagainya," papar Julian.

Ditanya mengenai tujuan RPM tersebut dibentuk, Julian menganggap jika RPM tersebut dibentuk untuk melindungi kebebasan pers itu sendiri.

"Saya kira semangatnya, agar pers bebas dan bertanggung jawab," tandas Julian.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah 'melempar' rancangan Peraturan Menteri Kominfo yang akan mengatur konten multimedia di Indonesia kepada publik. Rancangan Permen yang sudah cukup lama disusun tersebut mulai tanggal 11 Pebruari 2010 hingga 19 Pebruari 2010 dipublikasikan dengan tujuan untuk memperoleh tanggapan publik secara kritis.

Sayangnya, RPM Konten Multimedia ini harus menuai pro kontra dari penggiat dunia maya karena dianggap berpotensi represif.

(srn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini