nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Server Pulsa Bentuk Aspindo

Stefanus Yugo Hindarto, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2010 10:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 07 16 324 353484 Ih8FYWLBXF.jpg voucher pulsa

JAKARTA - Untuk mencegah Agen pulsa yang 'nakal' pengusaha-pengusaha server pulsa membentuk Asosiasi Server Pulsa Indonesia (ASPINDO). Asosiasi yang baru terbentuk tersebut mengklaim beranggotakan sekira 1.500 pengusaha server pulsa di seluruh indonesia.

 

“Salah satu tujuannya itu karena, misalnya ada agen-agen yang nakal kami bisa mudah mengenalinya dengan jaringan di Aspindo, selain itu tujuan lain adalah untuk membantu pengusaha, seperti membantu pemberian modal lunak dari bank," ujar Dwi Lesmana Ketua Umum Aspindo terpilih, usai Munas dan Deklarasi Aspindo di Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII) Jakarta, Kamis (15/7/2010) malam.

 

Dikatakan Dwi, ide pembentukan Aspindo sudah dicetuskan sejak tiga bulan silam. "Tapi kami baru melaksanakan Munas dan deklarasi pada 15 Juli, dan hari itu kita tetapkan sebagai hari lahir Aspindo," kata Dwi.

 

Saat ini struktur kepengurusan Aspindo belum lengkap dan baru memilih Ketua Umum dan Sekjen.

 

Untuk diketahui, pengusaha server pulsa merupakan pemilik perusahaan penyedia perangkat server pulsa dan software penjualan pulsa elektrik. Dalam jalur distribusi pulsa, umumnya mereka mengambil pulsa dari para dealer operator dan mendistribusikan kepada agen-agen. Satu pengusaha server pulsa bisa melayani sekira 20 ribu agen pengecer pulsa.

 

Sementara itu, Sekjen Aspindo terpilih Andry D Suwardi menyatakan, anggota Aspindo sudah tersebar mulai dari Sumatera hingga Papua.

"Jumlah pengusaha server pulsa sudah banyak, tapi kami belum punya wadah sehingga ide pembentukan Aspindo dimunculkan," kata Andry.

"Tahun depan  kita menargetkan ada 10 ribu angggota, termasuk dengan pengembang software untuk server pulsa yang jumlahnya ada 100," kata Andry.

Ditegaskan Andry, kehadiran Aspindo bukan bermaksud untuk merusak jalur distribusi pulsa operator telekomunikasi yang sudah ada. "Kami justru ingin bersinergi dengan operator, dan pemerintah, kami takkan merusak jalur distribusi, apalagi mengambil alih distribusi dari dealer sangat jauh dari kesan itu," kata Andry.

Namun, Andry mengatakan operator Aspindo juga mencoba  untuk mendorong para operator agar tidak menerapkan kebijakan monopoli dealer. "Banyak di daerah seperti jawa timur, hanya dikuasai satu dealer sehingga mau tak mau kita ambil di satu dealer tersebut, dengan kehadiran Aspindo mudah-mudahan kita bisa mempengaruhi kebijakan operator untuk mencegah hal-hal semacam itu," kata Andry.

Tahap awal ini, Aspindo akan melakukan sejumlah agenda internal dan eksternal. Mulai dari pembentukan perangkat kepengurusan, serta melakukan sosialisasi ke operator telekomunikasi.

"Kemarin kami baru berkunjung ke empat operator, nantinya semua akan kami sosialisasikan keberadaan Aspindo ke seluruh operator telekomunikasi," kata Dwi Lesmana.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini