Setelah UAE dan India, Indonesia Blokir Blackberry?

Stefanus Yugo Hindarto, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2010, 11:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 08 05 54 359924 gW8ZLgb79z.jpg Blackberry user (foto: Google Image)

JAKARTA - Kekhawatiran terhadap minimnya jaminan keamanan Blackberry mendorong sejumlah negara seperti Uni Emirat Arab (UAE) dan Arab Saudi berencana melarang peredaran Blackberry di negaranya. Lantas bagaimana dengan di Indonesia?

Menurut anggota BRTI, Heru Sutadi, sejauh ini BRTI belum mengambil putusan apapun terkait dengan langkah yang telah diambil negara lain untuk melakukan pemblokiran layanan BB.

"Tapi kita memiliki concern yg sama dengan beberapa negara mengenai keamanan jaringan dan keamanan data. Sebab dengan metode sekarang, semua data dan trafik ditarik harus lebih dulu ke Kanada," kata Heru kepada okezone, Kamis (5/8/2010).

Seperti diketahui, handset Blackberry dianggap rawan untuk disalahgunakan demi kepentingan kejahatan. Tingginya privasi Blackberry menimbulkan potensi kejahatan. Prosedur akses data yang panjang membuat pihak keamanan akan kesulitan memperoleh data dari RIM untuk membongkar satu kasus kejahata.

"Untuk representatif office, RIM mengatakan sedang mempersiapkan, tapi sampai sekarang belum ada. Sedangkan untuk server, itu baru hanya dijadikan masukan bagi RIM," kata Heru.

Dikatakan Heru, BRTI mengharapkan RIM agar bersikap kooperatif. ‎

"Untuk blokir atau tidak perlu rapat pleno dulu dan diskusi dengan stakeholder," katanya.

‎<"Tapi bila RIM tidak kooperatif, ya BRTI juga akan bersikap tegas" tandas Heru.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini