Pendapatan WLAN Tembus Rekor

Koran SI, Jurnalis · Sabtu 18 September 2010 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2010 09 18 55 373367 Td7eRrLYoD.jpg

JAKARTA - Volume penjualan global alat-alat elektronik berkonektivitas Wi-Fi akan terus meningkat hingga lima tahun mendatang sehingga mencapai total 2,6 miliar unit pada 2014.

Laporan terbaru firma riset Dell’Oro Group mengungkap, industri peralatan WLAN (wireless local area network), alias peralatan jaringan nirkabel,mampu meraih rekor pendapatan global pada kuartal kedua (April-Juni) 2010,dengan pertumbuhan 28% per tahun. "Pendorong utama pertumbuhan ini adalah SOHO (small office/home office).Di sektor SOHO,volume penjualan global router WLAN akan meningkat sekitar 15% pada 2010, dibandingkan pada 2009," tutur Senior Analyst Wireless LAN Research Dell'Oro Group Loren Shalinsky.

Berkat pemulihan kondisi perekonomian dunia, Dell'Oro menjelaskan, pendapatan global WLAN pada 2010 akan sanggup menembus USD5,5 miliar.

Artinya, pasar tersebut akan mampu menumbangkan rekor pendapatan tertinggi yang diraih pada 2008, sebelum dunia dilanda krisis finansial. "Pada 2009, belanja peralatan jaringan WLAN melemah akibat krisis.Tetapi ketika kepercayaan terhadap kondisi perekonomian sudah memulih pada 2010, maka kami memperkirakan konsumen dan perusahaan akan kembali berbelanja peralatan jaringan WLAN," tutur Shalinsky.

Dell’Oro mencermati,pasar global WLAN sesungguhnya sudah menunjukkan indikasi pemulihan pada kuartal keempat (Oktober-Desember) 2009.Sebab pada periode tersebut, volume penjualan global peralatan jaringan WLAN mampu menembus rekor tertinggi dalam sejarah, yaitu 18 juta unit per kuartal.

Akan tetapi,Dell'Oro menegaskan, tanda pemulihan itu masih lemah karena kuartal keempat secara tradisional adalah musim belanja besar-besaran dan para produsen pun menggelontorkan diskon serta promosi besar-besaran untuk mendongkrak volume penjualan. "Volume penjualan global peralatan jaringan WLAN pada kuartal keempat 2009 melambung dramatis. Namun, pendorong utama pertumbuhan pesat itu adalah diskon dan promosi agresif yang ditawarkan para produsen utama seperti Motorola Inc dan D-Link Corp," tutur Shalinsky.

Dell’Oro menambahkan, indikasi pemulihan pasar global peralatan jaringan WLAN menjadi semakin kuat ketika pada kuartal pertama (Januari-Maret) 2010 pasar tersebut kembali meraih pertumbuhan pendapatan, yaitu 20% per tahun. "Pada kuartal pertama, pendapatan global pasar peralatan jaringan WLAN umumnya mencapai titik terendah, seperti yang sudah kami pantau sejak 2002. Tetapi khusus untuk kuartal pertama 2010, pendapatan global industri tersebut ternyata meningkat pesat," papar Shalinsky. Karena yakin pasar global peralatan jaringan WLAN sudah memulih, Dell'Oro memperkirakan, industri tersebut akan terus bertumbuh pesat hingga lima tahun mendatang.

Dell'Oro memprediksi, pendapatan global pasar peralatan jaringan WLAN akan sanggup menembus USD7 miliar pada 2014. "Pasar peralatan jaringan WLAN global akan terus bertumbuh pesat karena konsumen semakin agresif membeli alat-alat elektronik yang memerlukan akses jaringan nirkabel Wi-Fi (wireless fidelity) seperti netbook, e-reader, smartphone,dan komputer tablet," tandas Shalinsky.

Firma riset Strategy Analytics Inc menambahkan, alat-alat elektronik berkonektivitas Wi-Fi memang semakin populer. Alhasil,volume penjualan global alat-alat elektronik berkonektivitas Wi-Fi akan terus meningkat hingga lima tahun mendatang,dengan total 2,6 miliar unit pada 2014. "Pada 2014 pula, pasar global alat elektronik berkonektivitas Wi- Fi akan mampu menuai pendapatan lebih dari USD250 miliar," tukas Director Connected Home Device Service Strategy Analytics Inc Peter King.

StrategyAnalytics memperkirakan pula,produk-produk berkonektivitas Wi-Fi yang populer di dunia pada 2014 antara lain IETV (Internet- Enabled Television), Blu-ray player,konsol game,sistem audio digital, kamera digital,dan tentu saja komputer serta smartphone.

"Pada saat ini,penggunaan teknologi Wi-Fi memang masih didominasi alat-alat elektronik bergerak. Namun demikian, pada 2014 Wi-Fi akan mendominasi ruangruang keluarga karena banyak digunakan pada alat-alat elektronik tidak bergerak seperti IETV dan Blu-ray player," papar King. Pada saat ini, konsumen memang semakin menuntut dukungan fitur jaringan, baik kabel atau pun nirkabel, pada alat-alat elektronik non-komputer.

Salah satu bukti, survei firma riset ABI (Allied Business Intelligence) Research Inc menemukan, konsumen pada saat ini sudah menganggap kuno sebuah sistem audio jika sistem audio itu tidak dilengkapi fitur jaringan.

"Alat-alat audio seperti CD player,amplifier,equalizer,dan bahkan turntableadalah benda antik jika tidak dilengkapi teknologi jaringan kabel Ethernet, atau pun teknologi jaringan nirkabel Wi-Fi," ujar Practice Director ABI Research Inc Jason Blackwell.

ABI Research menyebut sistem audio berteknologi jaringan sebagai networked audio device (NAD). ABI Research memperkirakan, pendapatan pasar global NAD akan mencapai lebih dari USD10 miliar pada 2015, alias bertumbuh rata-rata 32% per tahun mulai 2009 hingga 2015.

Di antara dua tipe utama NAD, yakni NAD yang mengandalkan teknologi jaringan kabel Ethernet dan NAD yang mengandalkan teknologi jaringan nirkabel Wi-Fi,ABI Research memprediksiprodukyang diperkirakan bertumbuh paling pesathingga2015adalahNAD Wi-Fi.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini