NSN Siapkan Jaringan Optik Berkecepatan 400 Gbps

Stefanus Yugo Hindarto, Jurnalis · Minggu 03 Oktober 2010 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 03 54 378566 clXPGMDyrd.jpg

JAKARTA -  Nokia Siemens Networks (NSN) mencoba melakukan langkah terobosan di industri telekomunikasi menuju  jaringan optik 400G. NSN telah melakukan uji coba laboratorium pertama di dunia dan berhasil mentransmisikan data dengan kecepatan 200 Gigabit per detik (200G) melalui serat optik standar, sehingga menandai langkah penting menuju jaringan 400G.

Uji coba tersebut dengan peralatan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) yang siap untuk kecepatan hingga 400G. Para operator jaringan diharapkan akan mulai menggelar jaringan optik yang siap 400G pada tahun 2011.

"Uji coba terbaru kami menunjukkan bahwa saat ini mungkin sekali menggunakan kembali jaringan serat optik yang ada dan melipatgandakan kecepatan per panjang gelombang hingga 200G," kata Oliver Jahreis, head of product management for WDM networks NSN melalui keterangannya, Minggu (3/10/2010).

"Perkembangan ini merupakan tonggak sejarah penting dan menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat menuju pendekatan yang hemat biaya untuk jaringan 400G dan seterusnya,” kata Jahreis.

Ketika permintaan untuk jaringan transport kapasitas tinggi terus meningkat, para operator jaringan perlu meningkatkan kecepatannya per panjang gelombang di jaringan yang sudah ada. Hal ini akan membantu para operator mendapatkan hasil maksimal dari investasi mereka, karena menambah jalur serat optik tambahan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas merupakan pilihan yang mahal.

Perpindahan ke 400G merupakan generasi baru dalam penggelaran transport optik, menyusul jaringan 10/40/100G saat ini. Penggunaan kembali serat optik yang ada untuk evolusi menuju kapasitas jaringan yang lebih tinggi akan melindungi investasi para operator, serta memberikan kecepatan data yang lebih tinggi kepada pengguna akhir.

"NSN melaksanakan uji coba ini di pusat penelitian dan pengembangannya di Munich dengan menggunakan peralatan prototipe miliknya, platform DWDM hiT 7300 dan tool perencanaan TransNet untuk jaringan optik 400G," kata Jahreis.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini