Militer Israel Dilarang Ngetweet

Stefanus Yugo Hindarto, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2010 07:49 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 20 55 384608 tl7clLNpm8.jpg

TEL AVIV - Israel mengeluarkan larangan keras untuk anggota pasukan militernya terkait dunia maya. Anggota pasukan dilarang keras mngakses Twitter, dan jejaring sosial lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kebocoran strategi keamanan dan video-video lain yang dapat memalukan kesatuan militer. Demikian dilansir Cellular-news, Rabu (20/10/2010).

Menurut Letnan Kolonel (Letkol) Gadi Abudi musuh bisa saja mencuri informasi-informasi sensitif dari Twitter, Facebook dan situs popular lainnya.

"Larangan tersebut hanya berlaku ketika pasukan berada di markas, dimana kebiasaan online mereka dapat menempatkan berisiko. Selain itu penggunaan telepon selular juga akan dibatasi," katanya.

Militer Israel selama ini sering menjadi bulan-bulanan di dunia maya karena video-video rekaman atau foto yang dibuat oleh para pasukan beredar di internet. Agustus lalu, sebuah foto milik salah satu mantan tentara Israel di Facebook dikecam banyak kalangan. Pasalnya di foto tersebut menampilkan pelecehan Israel terhadap Palestina.

Di foto tersebut terpampang seorang mantan anggotanya menaruh foto diri beserta tawanan Palestina yang matanya tertutup. Di dalamnya juga terlihat perempuan itu bersilang kaki dan tersenyum dengan latar belakang beberapa tawanan yang tertutup matanya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini