NSN Mungkinkan Teliti Pencemaran Sungai via SMS

Sarie , Jurnalis · Kamis 18 November 2010 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2010 11 18 54 394630 aS97C0X9Hq.jpg

JAKARTA - Nokia Siemens Networks bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura dan peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk mengendalikan pencemaran di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.

Dengan menggunakan layanan pesan singkat (SMS), peneliti dari BPPT mengembangkan solusi pemantauan OnLimo yang menggunakan sensor untuk melacak tingkat polusi di Kapuas. Kapuas adalah sungai terbesar di Kalimantan dan merupakan sumber utama pasokan air di wilayah tersebut.

Ketika batas polusi tertentu telah dilanggar, sensor akan mengirimkan data real time ke institusi-institusi pemerintah seperti Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalimantan Barat dan perusahaan daerah air minum (PDAM). Dengan demikian institusi-institusi tersebut memiliki cukup waktu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan pencemaran, dan memperingatkan para penduduk yang tinggal di sepanjang sungai agar membantu melakukan pembersihan. Secara keseluruhan, sistem ini membantu mencegah kerusakan di Sungai Kapuas dan secara tidak langsung meningkatkan kualitas hidup di Kalimantan Barat melalui pengelolaan kualitas pasokan air yang lebih baik.

"Nokia Siemens Networks adalah pemimpin dalam kelestarian lingkungan. Kami menyerukan kepada semua sektor untuk secara aktif bekerjasama dan meningkatkan kinerja lingkungan serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan," kata Richard Kitts, head of Indonesia sub-region, Nokia Siemens Networks.

"Program SMS untuk air Sungai Kapuas ini memperluas keterlibatan kami di luar sektor telekomunikasi, sehingga menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk melakukan hal-hal yang baik bagi lingkungan," ujarnya.

Untuk proyek ini, Nokia Siemens Networks membantu merancang cetak biru untuk pengukuran kualitas air, bekerjasama dengan para peneliti BPPT untuk mendapatkan sistem OnLimo, dan mendukung pelaksanaan dan operasional program. Universitas Tanjungpura menyediakan bantuan teknis dan menjalanan tugas harian pemantauan dan implementasi. Selain itu, staf dari Universitas Tanjungpura juga mengedukasi masyarakat serta menyelenggarakan seminar bagi para pengambil keputusan dan institusi pemerintah terkait agar mereka dapat memainkan peran aktif dalam program ini.

"Program SMS untuk air Sungai Kapuas di Kalimantan Barat adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana vendor telekomunikasi global dapat secara efektif bekerjasama dengan universitas setempat untuk memecahkan masalah penting bagi kualitas hidup masyarakat setempat dan mereka yang tinggal di wilayah yang lebih  luas di Kalimantan Barat," kata Iqbal HM Arsyad IR, MT, Wakil Rektor IV Universitas Tanjungpura.

Program SMS untuk air Sungai Kapuas merupakan salah satu program tanggung jawab korporat (corporate responsibility/CR) dari Nokia Siemens Networks di Indonesia tahun ini. Program-program CR lain diantaranya adalah Pemberdayaan Komunitas Hijau di Tambora, Jakarta;  Rehabilitasi Sekolah di Padang, Sumatera Barat dan Karawang dan Sukabumi, Jawa Barat; Penanaman  3000 Bakau (Mangrove) di Bunaken, Sulawesi Utara, dan Pengembangan ICT Bagi Siswa di Papua. Seluruh karyawan Nokia Siemens Networks Indonesia terlibat dalam semua program CR ini.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini