Co-Founder ARM: Intel Terkena 'Kutukan'

Susetyo Dwi Prihadi, Jurnalis · Senin 22 November 2010 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2010 11 22 324 395720 JDTNquxMSK.jpg Chipset ARM

NEW YORK - Intel boleh berjaya sebagai penyuplai mikroprosser komputer tapi tidak untuk pasar mobile. Menurut ARM, Intel telah dikutuk sehingga tidak dapat mengambil keuntungan dari pasar ponsel.

Co-founder ARM, Hermann Hauser, mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa sementara Intel masih memiliki pasar PC yang kuat tapi tidak cukup di pasar ponsel. Menurutnya kutukan yang dimaksud adalah model bisnis Intel yang bekerja di ruang PC tidak akan berhasil di pasar handset.

Dia juga mengatakan bahwa ARM akan membunuh mikroprosesor Intel karena raksasa chip memiliki model bisnis yang salah.

"Perusahaan dalam arsitektur ponsel tidak membeli mikroprosesor. Jadi jika Anda menjual mikroprosesor Anda memiliki model yang salah," kata Hauser, seperti dilansir Tech Eye, Senin (22/11/2010).

Intel dihadirkan untuk bersaing dengan perusahaan seperti AMD tetapi dalam bisnis di mana orang membuat chip lisensi Intel harus bersaing dengan setiap perusahaan semikonduktor di dunia.

Hauser mengatakan bahwa awalnya sejarah komputasi pertama kali didominasi oleh mainframe IBM, kemudian datang komputer mini didominasi oleh DEC, lalu datang gelombang ketiga dengan workstation didominasi oleh Sun dan Apollo, disusul dengan PC.

"Sekarang arsitektur mobile yang akan menjadi platform komputasi utama setidaknya di sisi terminal," katanya.

Namun tidak ada kasus dalam sejarah komputasi di mana perusahaan yang telah mendominasi satu gelombang akan mendominasi gelombang berikutnya dan tidak ada kasus di mana sebuah gelombang baru tidak membunuh gelombang sebelumnya.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini