Jebakan Penyingkat URL Kian Membahayakan

Susetyo Dwi Prihadi, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2010 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 24 55 406822 kWManWDmcF.jpg Logo Twitter

JAKARTA - Satu dari kelebihan yang paling disukai di Twitter adalah informasi yang dapat disebarluaskan dengan sangat cepat. Sayangnya, situasi ini disalahgunakan oleh para penjahat cyber.

Menurut perusahaan keamanan Symantec, mereka cukup mengecek halaman utama Twitter untuk topik yang sedang menjadi tren, yang memperlihatkan pesan yang sudah beberapa kali diumumkan. Penyerang memilih salah satu dari kicauan (tweet) yang berisi sebuah URL pendek, yang diganti dengan sebuah URL pendek lain, yang mengarah ke sebuah website berbahaya.

Karena teks di dalam pesan adalah sama, pengguna tidak mengetahui bahwa URL pendek yang baru mengarah ke sebuah website berbahaya, bukan ke berita aslinya. Oleh karena itu beberapa akan mengikuti kemanapun link itu mengarah, dan ini tidak dapat dihindari.

Dilansir melalui keterangan resminya, Jumat (24/12/2010), meski tidak mustahil, sulit untuk mengatakan apakah sebuah postingan asli atau tidak hanya dengan melihatnya. Para pengguna mungkin ingin menginstall pada browser yang mengarah ke sebuah URL yang pendek. Meskipun demikian, sangat sulit untuk mengenali link berbahaya, karena seringnya sebuah website asli/sah dibajak dan diubah menjadi host serangan drive-by download.

Oleh karena itu merupakan sebuah ide yang baik jika komputer dan software Anda ditambal – termasuk browser nya dan telah diinstall software keamanan, sehingga tidak menjadi korban dari serangan drive-by download.

Twitter juga mengatakan bahwa mereka bekerja aktif pada fitur lain yang mereka percaya akan meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini