Israel Khawatirkan Google Street View

Sarie , Jurnalis · Rabu 23 Februari 2011 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 23 55 427851 U32w4tLGsD.jpg Mobil Google Street View (foto: digital trends)

JERUSALEM - Layanan Google Street View rupanya tidak pernah bisa diterima di negara manapun. Kini Israel pun mengkhawatirkan hal yang sama.

Dilansir melalui Yahoo News, Rabu (23/2/2011), pihak Israel mengumumkan bahwa mereka mengkhawatirkan layanan Google Street View yang akan mengambil gambarĀ  peta kota Israel.

Pihak negara tersebut khawatir jika layanan milik Google itu akan digunakan oleh teroris untuk merencanakan serangkan ke lokasi tertentu atau ke tokoh politik tertentu di negara tersebut.

Sekelompok tim dari kabinet menteri Israel, yang dipimpin oleh menteri intelijen, Dan Meridor, menginstruksikan kepada para ahli teknologi dan internet untuk bekerja sama dengan Google guna mencari cara aman mengimplementasikan fitur tersebut secepat mungkin.

Street View sendiri merupakan layanan milik Google yang memungkinkan pengguna melihat secara virtual sebuah lokasi yang dituju. Layanan ini telah ada di 27 negara di dunia dan Google hanya menggunakan kendaraan yang dilengkapi kamera untuk menangkap gambar lokasi dan menampilkannya secara virtual dengan gambar tiga dimensi.

Fitur ini sempat mengalami kendala dan protes dari negara yang disambangi, termasuk dari AS, Jerman, dan kota lainnya.

Permasalahan ini cukup membuat dilema bagi Israel karena negara tersebut dikenal sebagai negara tercanggih namun harus selalu waspada atas serangan tiba-tiba yang dilancarkan kaum militan Palestina.

Sebelum Google Street View, Israel juga pernah bermasalah terhadap layanan Google Earth yang mengekspos seluruh fasilitas dan gedung publik ke dunia maya.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini