LiquidRadio, Arsitektur Andalan Nokia Siemens

Sarie , Jurnalis · Selasa 22 Maret 2011 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 22 54 437735 IM1EGJGgKw.jpeg Nokia Siemens Network

JAKARTA - Nokia Siemens mengembangkan arsitektur unik yang memungkinkan kapasitas dan jangkauan jaringan mengalir ke tempat yang membutuhkan bernama LiquidRadio.

Arsitektur baru untuk jaringan bergerak ini diklaim NSN mampu mengalirkan kapasitas broadband ke tempat yang paling membutuhkannya. Dikenal sebagai Liquid Radio, pendekatan ini memungkinkan penggunaan sumber daya jaringan yang lebih ekonomis melalui pembagian dan pendistribusian kembali kapasitas berdasarkan kebutuhan pengguna. Nokia Siemens Networks juga telah mengumumkan Flexi Multiradio Antenna System yang inovatif sebagai bagian dari arsitektur Liquid Radio. NSN berharap bisa menggelar arsitektur ini di tahun 2011.

"Liquid tidak terkungkung sehingga dapat mengalir untuk mengisi setiap celah atau ruang," kata Thorsten Robrecht, head of Network Systems product management, Nokia Siemens Networks, dalam keterangannya, Selasa (22/3/2011).

"Dengan cara yang sama, arsitektur Liquid Radio kami menghilangkan semua penghalang dalam jaringan broadband bergerak tradisional untuk mengatasi fluktuasi trafik karena pergerakan pengguna di dalam jaringan," tandasnya.

Inti dari Liquid Radio Nokia Siemens Networks adalah kemampuan untuk merespon kebutuhan yang berfluktuasi dalam jaringan saat ini dengan teknik yang dikenal sebagai 'baseband pooling'. Pendekatan ini memfokuskan sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi pemrosesan yang umum pada setiap base station di satu area tertentu. 'Baseband pooling' membantu mewujudkan pembagian sumber daya yang lebih hemat biaya dalam wilayah geografis yang luas.

Sistem Flexi Multiradio Antenna dari Nokia Siemens Network berbasis teknologi antena aktif yang mengkombinasikan antena dan part radio dalam satu wadah fungsional, yang dibangun dengan penguat daya khusus untuk setiap elemen antena. Antena aktif memungkinkan beamforming (pembentukan berkas gelombang), yang memfokuskan pada koneksi radio tertentu dan mengarahkannya ke pengguna yang spesifik, serta menangani beberapa teknologi dalam satu unit.

Bersama dengan lapisan-lapisan jangkauan lain yang disediakan oleh konfigurasi situs makro, pico dan micro, beamforming memungkinkan kapasitas diarahkan langsung ke tempat yang diinginkan pengguna, sehingga menghasilkan penambahan kapasitas hingga sebesar 65 persen.

Flexi Race adalah langkah evolusi berikutnya dalam miniaturisasi. Flexi Race akan menjadi elemen dasar untuk membuat antena aktif generasi berikut dan produk-produk masa depan untuk membangun sel-sel mikro dan pico. Karena ukurannya yang ringkas, Flexi Race dilengkapi dengan kecerdasan tambahan dan pilihan-pilihan peningkatan kapasitas yang dibutuhkan untuk pagelaran jaringan jenis ini.

Dengan portofolio produk dan layanan profesional yang luas dan unik, Nokia Siemens Networks membantu operator-operator untuk menyatukan jaringan-jaringan yang heterogen. Pendekatan ini mengurangi kerumitan dalam pengelolaan dan memungkinkan konektivitas bagi lapisan-lapisan jaringan yang berbeda dalam satu  jaringan dan pengalaman pengguna yang terpadu. Hal ini didukung oleh kemampuan Self Organizing Networks (SON) dari Nokia Siemens Neworks dan evolusinya yang berkelanjutan untuk sepenuhnya mendukung jaringan cerdas yang mandiri dan adaptif.

"Kami meramalkan permintaan terhadap kapasitas jaringan meningkat hingga 1 GB per pengguna satu hari," kata Robrecht.

"Hal ini tidak saja membutuhkan investasi-investasi jaringan yang sangat besar, tetapi juga kombinasi unik dari berbagai situs base station untuk cakupan wilayah yang luas, dilengkapi dengan WiFi dan sel-sel mikro, pico dan femto yang kecil dan ringkas. Nokia Siemens Liquid Radio memastikan bahwa investasi-investasi jaringan yang telah ada akan sepenuhnya dimanfaatkan dan investasi di masa depan akan menghasilkan imbal balik yang dibutuhkan untuk mendukung tantangan besar saat ini dalam menjaga dan melakukan transisi GSM, mengevolusikan 3G dan memperkenalkan LTE dan LTE-Advanced," paparnya.

(srn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini