"Banyak Kenangan Tertinggal di Friendster"

Susetyo Dwi Prihadi, Jurnalis · Minggu 01 Mei 2011 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 01 55 451937 gmcSqnOexv.jpg

JAKARTA - Sebelum meledaknya Facebook sebagai jejaring sosial, pengguna internet di Indonesia sempat merasakan dahulu Friendster. Walaupun fitur Friendster minim, namun banyak kenangan yang tertinggal di Friendster.

"Akun pertama jejaring sosial pertama gue, ya Friendster. Banyak kenangan disana, terutama saat masih SMA dulu yang seru-seru, walaupun sekarang kalau lihat lagi rasanya kok malu..Hehehehe," kenang salah satu pengguna Friendster, Rizki, saat berbincang dengan okezone, Minggu (1/5/2011).

Diakui oleh Rizki, kendati fitur dan layanan Friendster tidak selengkap dan canggih Facebook, namun banyak kenangan unik yang terjadi di Friendster. Salah satunya bertemu dengan pacar.

"Gebetan (pacar) gue waktu cinta monyet ya di Friendster, bermula dari liat-liatan foto, tukeran akun FS, ketemuan, sampai akhirnya pacaran," cetus pria yang kini bekerja di bidang perbankan tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh Lestarini, perempuan ini mengaku suka kesal dengan fitur di Friendster bernama 'Who's Viewed Me?" Alasannya sih simpel," Soalnya kalau pakai itu gue gak bisa lihat akun calon gebetan gue. Karenakan ketahuan," ingatnya.

Setelah memastikan akan menghapus semua foto dan blog milik penggunanya pada 31 Mei 2011 mendatang. Pemilik Friendster yang terbaru mengumumkan kebijakan yang baru.

Friendster situs pertemanan yang sempat booming di berbagai dunia, termasuk Indonesia, sekira 10 tahun lalu kini memastikan akan meninggalkan dunia jejaring sosial. Mereka berubah haluan dalam menatap pasar industri online.

"Kami akan menjadi situs hiburan sosial untuk bermain game dan musik," tegas Ganesh Kumar Bangah, Group Chief Executive Officer Friendster.

Sebelum aksi 'bersih-bersih ini dilakukan, Friendster akan memberitahu dulu kepada penggunanya. Selain juga membantu para penggunanya untuk memindahkan konten mereka ke media lain.

"Pengembangan situs kami didesain untuk menciptakan profil baru yang memungkinkan Anda terkoneksi secara berbeda dengan orang-orang dan melakukan sesuatu yang berbeda dibanding situs jejaring lain," kata Friendster.

Meski Friendster sendiri pernah menjadi pioneer jejaring sosial pada tahun 2003, pamornya telah menurun di Amerika dan Eropa, terkalahkan oleh Facebook, namun Friendster masih tetap menjadi pemimpin di pasar Asia dengan 75 juta pengguna terdaftar. Bahkan sekira 90 persen trafik harian Friendster berasal dari negara-negara di Asia.

Saat ini secara keseluruhan, Friendster telah digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna internet di dunia.

Semuanya pun sepakat menyesalkan berubah haluannya Friendster, namun tidak bisa berbuat apa-apa. Karena, toh, di akun Friendster mereka tidak pernah di-update kembali, bahkan ada yang sampai lupa password-nya.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini