Pesawat Mach 20 Meluncur Hari ini

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2011 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 11 56 490715 ncyMUaPCuM.jpg Ilustrasi Pesawat Mach 20 (sumber : Google)

CALIFORNIA - Sebuah pesawat percobaan yang bisa terbang selama 20 jam denganĀ  kecepatan suara dan dapat manjangkau tempat manapun di seluruh dunia hanya dalam beberapa jam akan diluncurkan hari ini.

DARPA's Falcon Hypersonic Technology Vehicle 2 menjadwalkan untuk meluncurkan pesawat barunya yaitu Mach 20 antara pukul 07.00 pagi atau 01.00 siang waktu setempat, dari markas Vandenberg Air Force di California, yang akan diterbangkan oleh Angkatan Udara Minotaur roket IV.

Keberhasilan dalam pembuatan pesawat ini tidak berarti tanpa uji coba penerbangan sebelumnya yang dilakukan pada April tahun lalu. Ketika penerbangan pertama Angkatan Udara sempat kehilangan kontak selama sembilan menit, ketika kendaraan berada di atas laut.

"Penerbangan Mach 20 Hipersonic diasumsikan, menggunakan rancangan dengan pendekatan fisika, melalui model komputasi dan simulasi pengujian pada terowongan angin. Hal ini sudah dilakukan dalam tes penerbangan pertama dan data tersebut sekarang digunakan dalam penerbangan Mach 20," jelas Chris Schulz, Mayor Angkatan Udara dan Program Manager HTV 2.

"Ini adalah saatnya untuk melakukan tes penerbangan lain untuk menguji kebenaran asumsi kami dan mendapatkan pengetahuan yang lebih lanjut untuk generasi Mach. Kami tidak bisa meniru semua data sebelumnya,"tambahnya, seperti dikutip TG Daily, Kamis (11/8/2011).

Selama penerbangan pertama , Angkatan Udara mampu mengumpulkan data yang menunjukan kemajuan pada segi aerodinamis pesawat bersuhu tinggi. Selain itu data mengenai sistem perlindungan termal, keselamatan penerbangan otomatis, serta navigasi dan kontrol otomatis pada HTV-2.

Untuk penerbangan kedua ini, para mekanik telah menyesuaikan pesawat pada pusat gravitasi dan menurunkan sudut serangan udara ketika diterbangkan. Mereka juga berencana menggunakan sistem kontrol on board untuk mempertahankan stabilitas selama operasi penerbangan.

HTV 2 dikemas dalam kapsul khusus pada peluncuran roket, dan akan mendekati orbit. Kecepatan yang dikeluarkan oleh HTV 2 selama terbang di atmosfer mencapai 13.000 km per jam.

Saat ini diperlukan penerbangan lebih dari 20 pulau dan laut, serta tes sistem ruang angkasa untuk mengumpulkan data yang diperlukan guna meningkatkan kinerja dalam penerbangan masa depan.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini