Tifatul: RIM Bangun Pabrik di Malaysia Belum Tentu Benar

Idris Rusadi Putra, Jurnalis · Rabu 21 September 2011 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 21 54 505145 plV75WgSYG.jpg Pabrik BlackBerry di Penang, Malaysia (Foto: Orienty)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Telekomunikasi Tifatul Sembiring mengklarifikasi kalau pabrik RIM (Research In Motion)  yang kabarnya akan membuka pabrik di Malaysia belum tentu benar.

Dia mengatakan produsen Blackberry ini belum punya rencana sama sekali untuk membangun pabrik di Negara Jiran tersebut.

"Saya mengenai RIM masih bingung, kemarin open house hari pertama lebaran, Duta Besar Kanada datang ke rumah saya, dan Duta Besar Kanada sendiri mengatakan belum mengetahui masalah itu," jelas Tifatul dalam acara  Broadband Indonesia Forum di Kempinsky, Jakarta, Rabu (21/9/2011)

"Kita harus klarifikasi lagi ini," sambungnya

Lebih lanjut dia mengatakan, RIM sendiri sekarang ini masih membicarakan dengan Indonesia mengenai investasi di data centre (network aggergator), bukan masalah membangun pabrik.

"Mereka masih membicarakan pembangunan data centre di Indonesia, masalah bangun pabrik mereka masih belum komentar," tambahnya

Oleh karena itu menurut Tifatul, masalah pemberitaan mengenai blackberry ini bisa dikonfirmasi kembali kebenarannya, "Kita perlu mengkonfirmasi, jangan sampai berita berita hoax ini masuk ke media," pungkasnya.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini