Kata Faceboook Soal Sensor Konten di India

Yoga Hastyadi Widiartanto, Jurnalis · Minggu 18 Desember 2011 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2011 12 17 55 543790 0JGvGGUqPA.jpg Facebook Wall (Foto: Yoga/ okezone)

JAKARTA - Baru-baru ini Departemen Komunikasi dan Informatika India, dikabarkan akan bertemu dengan perusahaan-perusahaan internet, sosial media, blogger dan produsen konten lainnya untuk membahas cara meminimalkan posting yang mungkin dianggap provokatif. Namun, nampaknya ini tidak akan berpengaruh banyak pada kebijakan perusahaan jaringan sosial tersebut.

"Sebenarnya Facebook baik-baik saja. Kami masih berunding dengan pemerintah untuk masalah ini, dan mengusulkan untuk tidak melakukan pemblokiran, karena Facebook hanya penyedia layanan sedangkan masalah pemerintah adalah soal bagaimana pengguna memanfaatkan layanan tersebut," kata Nick Gibbons, Facebook Director untuk APAC, di sela-sela So Me Playground, Pantai Karnaval Ancol, Sabtu petang.

Dia juga mengatakan bahwa saat ini pengguna Facebook di India masih tumbuh. Facebook juga mengatakan perusahaan tersebut punya pandangan jangka panjang terhadap masalah ini, dan sekarang dalam usaha untuk memperbanyak jumlah pengguna.

Ketika ditanya soal kesediaan Facebook untuk melakukan pemblokiran tersebut dan kemungkinan pemblokiran serupa di Indonesia, Nick menyatakan, "Kami tidak ingin melakukan hal itu, tapi jika ada pemerintah yang ingin bicara pada kami tentang pengembangan tentu kami akan bahagia sekali."

Sebelumnya, seperti diwartakan Bloomberg, pemerintah India meningkatkan keamanan pengawasan internet, setelah terjadinya serangan teror baru-baru ini, dan juga karena Prime Minister, Manmohan Singh menghadapi kritik korupsi dalam pemerintahannya.

Beberapa dari 38 juta pengguna Facebook di India, menggunakan situs tersebut untuk mendukung gerakan anti korupsi.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini