Developer Kesal dengan Rencana Lempar BlackBerry

Andina Librianty, Jurnalis · Jum'at 23 Desember 2011, 15:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 12 23 54 546467 BlSpoKQG89.jpg Ilustrasi Blackberry (Foto: Google)

JAKARTA - Aksi lempar BlackBerry yang dicetuskan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI), ternyata tidak disambut baik dengan semua pihak. Salah satunya, yang dinilai kesal dengan rencana aksi protes ini adalah developer.

"Yang kesal itu adalah developer, yang memiliki kontrak dengan RIM (Research In Motion)," sindir Kamilov, saat dihubungi oleh okezone, Jumat (23/12/2011).

Menurut Kamilov, ada yang pernah menjembatani hubungan antara LPPMI dengan developer. Kamilov mengatakan, "Ada pihak ke tiga yang mencoba menjembatani developer dengan kami. Tapi kami tetap konsisten dengan tujuan kami."

Kamilov menilai sikap developer yang menolak aksi pelemparan BlackBerry itu, karena developer dibantu oleh RIM dengan memberikan proyek.

"Ini nanti efeknya akan mempengaruhi proyek-proyek ke depannya. Saham RIM bisa turun, bagaimana mau membayar proyek-proyek itu," tandas Kamilov.

Aksi melempar BlackBerry ini sedianya akan digelar dalam waktu dekat, namun dikarenakan berdekatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru, maka pihak aparat keamanan menyarankan agar aksi tersebut diundur.

Selain Kedubes Kanada, beberapa lokasi alternatif bila di depan Kedubes tidak memungkinkan, seperti kantor PT RIM Indonesia di Kuningan atau publik area seperti Bundaran HI.

(tyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini