TV Digital Hanya Untungkan Operator

Andina Librianty, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2012 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 18 54 665084 AViUe1QqzG.jpg ilustrasi BTS

JAKARTA - Rencana realisasi penerapan TV digital pada 2018 bukan hanya akan menguntungkan masyarakat, tapi juga operator telekomunikasi. Hal ini, karena nantinya setelah migrasi ke digital, frekuensi yang sebelumnya digunakan untuk tv analog, kosong.

Dengan begitu, operator telekomunikasi akan bisa melakukan penghematan investasi dengan menggunakan BTS yang telah ada. Sisa frekuensi nanti, bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan layanan telekomunikasi, seperti internet yang cepat.

Kasubdit Pemanfaatan Penataan Frekuensi Dirjen SDPPI Kemenkominfo Denny Setiawan mengatakan, untuk mendapatkan layanan telekomunikasi yang cepat, maka yang harus ditambahkan yaitu bandwidth frekuensi, BTS atau pun teknologi yang yang lebih canggih.

"Dengan sisa frekuensi, operator bisa menghemat investasi dengan menggunakan tower (BTS) yang sudah ada," jelas Kasubdit Pemanfaatan Penataan Frekuensi Dirjen SDPPI Kemenkominfo Denny Setiawan di sela-sela seminar Challenges & Prospects of Digital Dividend for Indonesian Telecommunication & Broadcasting Business, di gedung BPPT, Jakarta, Selasa (18/7/2012).

"Jika ingin layanan cepat, seperti internet kan dibutuhkan bandwitdh, tapi untuk itu harus membangun BTS dulu.  Dengan adanya (sisa) frekuensi, kita gak perlu bangun BTS lagi, apalagi harga untuk membangunnya saja sudah mahal," jelasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini