Tolak Putusan TV Digital di 5 Zona, ATVLI Banding ke Presiden

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 01 Agustus 2012 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 01 54 671648 1Y2DjWdKMN.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Senin, 30 Juli 2012 kemarin, resmi mengumumkan seleksi lembaga penyiaran penyelenggara TV Digital di 5 zona, Indonesia. Kendati begitu, tidak serta merta memuluskan langkah Kemenkominfo itu disetujui semua pihak. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) menolak tegas terkait keputusan tersebut.

"Kami atas nama ATVLI menolak (putusan Kemenkominfo). Selanjutnya, langkah-langkah akan kami tempuh, diantaranya kami akan mengajukan banding ke Presiden Republik Indonesia. Kami menyampaikan bahwa anak buahnya ada yang melanggar (Undang-Undang Penyiaran itu)," ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Jimmy Silalahi kepada Okezone di Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Bukan hanya itu, menurutnya, Kemenkominfo dalam hal ini sudah tidak lagi mendengar suara hati dari stasiun televisi lokal. Sehingga, lanjut Jimmy, ada yang salah dalam keputusan penyelenggaraan TV Digital tersebut, terkait dasar hukum yang harusnya dijelaskan di dalam Undang-Undang Penyiaran.

Karena itu, adalah hal wajar bila ada stasiun televisi yang melakukan sanggahan dan banding, karena dirugikan atas putusan itu. "Selalu hasilnya deadlock (jalan buntu) ketika kita berbicara dengan Kemenkominfo, sepertinya mereka tidak mau mendengarkan masukan dan saran kami," jelasnya.

5 Zona yang dimaksud itu untuk dilakukan seleksi yakni, Zone Layanan 4 (DKI Jakarta dan Banten), Zone Layanan 5 (Jawa Barat), Zone Layanan 6 (Jawa Tengah dan Yogyakarta), Zone Layanan 7 (Jawa Timur) dan Zone Layanan 15 (Kepulayan Riau).

Berikut adalah keterangan resmi Kemenkominfo yang resmi diumumkan, secara terperinci adalah sebagai berikut:

-    Zone layanan 4 (DKI Jakarta dan Banten)

PT. Banten Sinar Dunia Televisi (BSTV), PT Lativi Media Karya (TVOne), PT Media Televisi Indonesia (Metro TV), PT Surya Citra Televisi (SCTV), PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV).

-    Zona layanan 5 (Jawa Barat)

PT Cakrawala Andalas Televisi Bandung dan Bengkulu (ANTV Bandung), PT Indosiar Bandung Televisi (Indosiar Bandung), PT Media Televisi Bandung (Metro TV Jabar), PT RCTI Satu (RCTI Network), PT Trans TV Yogyakarta Bandung (Trans TV Bandung)

-    Zona layanan 6 (Jawa Tengah dan Yogyakarta)

PT GTV Dua (Global TV), PT Indosiar Televisi Semarang (Indosiar Semarang), PT Lativi Mediakarya Semarang-Padang (TVOne Semarang), PT Media Televisi Semarang (Metro TV Jawa Tengah), PT Trans TV Semarang  Makassar (TransTV Semarang).

-    Zona layanan 7 (Jawa Timur)

PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV), PT Global Informasi Bermutu (Global TV), PT Media Televisi Indonesia (Metro TV), PT Surya Citra Televisi (SCTV), PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV).

-    Zone layanan 15 (Kepulauan Riau)

PT RCTI Sepuluh (RCTI Network), PT Surya Citra Pesona Media (SCTV Batam), PT Trans TV Batam Kendari (Trans TV Batam).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini