Nokia Siemens Networks Perkuat 3G Indosat di 900 MHz

Andina Librianty, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2012 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 24 57 708745

JAKARTA - Indosat menggandeng Nokia Siemens Networks (NSN), spesialis briadband selular dunia, untuk mengoptimalkan infrastruktur 3G di pita frekuensi 900 MHz. Kontrak kerjasama kedua perusahaan telekomunikasi ini ditandatangani pada 22 September 2011.

Selain akan menyediakan infrastruktur dan layanan GSM serta mobile broadband 3G untuk memberikan layanan selular di pita frekuensi 900 Mhz Indosat, NSN juga akan memodernisasi jaringan akses radio/radio access network (RAN) di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Kalimantan. Adanya modernisasi jaringan tersebut, NSN mengklaim bisa memberikan jangkauan, kecepatan, dan kualitas data 3G yang lebih baik.

Selanjutnya, NSN juga menyediakan solusi Single RAN untuk Indosat. "Layanan 3G Indosat di Padang telah dimulai sejak dua pekan lalu. Dengan Indosat, kami juga akan melakukan modernisasi BTS di kota-kota besar, dan selanjutnya akan menangani semua area yang bisa dijangkau jaringan," tutur Head of Customer Team Indosat Nokia Siemens Networks Harald Preiss, di Menara Mulia, Jakarta, Rabu (23/10/2012).

Pilihan Indosat yang memilih NSN sebagai vendor mobile broadband-nya pun diakui sejalan dengan salah satu fokus bisnis NSN. "Fokus bisnis NSN di Indonesia salah satunya adalah mobile broadband. Selain dengan Indosat, kami juga memiliki kontrak dengan perusahaan telekomunikasi lain di Indonesia. Indosat salah satu yang terbesar, bukan hanya di Indonesia, tapi juga secara global," jelasnya.

Selain itu, NSN juga akan meng-upgrade sistem pengelolaan jaringan NetAct untuk pengawasan, pengelolaan, dan mengoptimalkan GSM dan jaringan 3G Indosat.

"Modernisasi jaringan akan mencakup kapasitas yang besar. Di Indonesia, jaringan 3G di frekuensi 900 MHz bisa mencakup 20 persen dari jumlah handset yang ada saat ini," ungkap Preiss.

Layanan-layanan pendukung lainnya dari NSN antara lain ialah implementasi jaringan, rangkaian lengkap layanan pemeliharaan hardware dan software dengan manajemen suku cadang.

Sementara itu, kerjasama NSN dan Indosat dalam hal mobile broadband, kata Preiss, bisa mempengaruhi pertumbuhan bisnis perusahaan asal Finlandia tersebut. Tapi, Preiss enggan mengungkapkan seberapa besar kerjasama dengan Indosat akan berkontirbusi dalam bisnis NSN.

"Mobile broadband memiliki potensi pertumbuhan dan tentu akan mempengaruhi bisnis kami. Mobile broadband merupakan bisnis yang saat ini sedang tumbuh di Indonesia, hal itu juga dialami operator. Kami harap kontrak dengan Indosat bisa menaikkan revenue NSNĀ  dari Indonesia," jelasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini