Bos Windows Hengkang dari Microsoft

Andina Librianty, Jurnalis · Selasa 13 November 2012 11:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 11 13 325 717651 6IRdp2uALE.jpg Steven Sinofsky (Foto: Neowin)

CALIFORNIA - Bos Windows sekaligus orang yang memimpin peluncuran Windows 8 serta Surface, Steven Sinofsky, telah resmi meninggalkan Microsoft. Pasca hengkangnya Sinofsky, raksasa piranti lunak mengumumkan perombakan kepemimpinan dan menunjuak dua sosok penting dari perusahaannya untuk mengambil alih urusan Windows

Dilansir dari Neowin, Selasa (13/11/2012), Microsoft mengumumkan Julie Larson-Green yang akan dipromosikan menjadi pimpinan semua urusan software Windows dan teknisi hardware, sedangkan Chief Financial Officer (CFO) dan Chief Marketing Officer (CMO) Tami Reller akan mengambil alih bisnis Windows.

Sementara itu, menurut laporan situs AllThingsD, telah terjadi ketegangan antara Sinofsky dan eksekutif lain di Microsoft. Sinofsky telah bekerja di Microsoft sejak 1989, sebagian besar masa baktinya dihabiskan di unit office, sebelum ia dipromosikan sebagai President of the Windows Division pada 2009.

Ia pun mengemban tugas penting diantaranya menangani Internet Explorer, Outlook.com, dan SkyDrive, serta memulihkan divisi Windows setelah peluncuran Vista.

CEO Microsoft Steve Ballmer pun menyampaikan ucapan terimakasih untuk kerja keras Sinofsky selama di perusahaan tersebut. "Saya sangat berterimakasih untuk kerja keras Steven yang telah memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Produk dan layanan yang telah kami kirim ke pasar dalam beberapa bulan terakhir ini, menandai peluncuran sebuah era baru di Microsoft," tuturnya.

"Ketika kami memasuki era baru ini, dan dengan suksesnya peluncuran Windows 8 dan Surface, Steven Sinofsky memutuskan meninggalkan perusahaan. Steven bergabung dengan Microsoft pada 1989 sebagai teknisi pengembangan dan memberikan banyak berkontribusi bagi perusahaan berkat kerja kerasnya sebagai penasihat teknis Bill Gates, memimpin evolusi bisnis Microsoft Office, serta arahan dan kepemimpinan yang sukses dari Windows, Windows Live, dan Surface," tulis Ballmer.

Sinofsky pun menyampaikan ucapan perpisahan kepada Microsoft dan mengaku kagum dengan profesionalisme serta kemurahan hati semua orang. "Tidak mungkin bisa menghitung semua berkah yang telah saya terima selama bertahun-tahun di Microsoft. Saya kagum dengan profesionalisme dan kemurahan hati semua orang. Saya memiliki nasib yang baik karena bisa bekerja di perusahaan yang mengagumkan ini," pungkasnya.

(adl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini