Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Hama, Sarang Burung Ini Berisi Puntung Rokok

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2012 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 12 06 56 728233 YlftWC8pdq.jpg (Foto: Orange)

MEXICO CITY - Ilmuwan asal Meksiko mempelajari sarang burung pipit yang terletak di pepohonan dalam kota. Mereka menemukan bahwa di sarang burung liar tersebut, ditemukan 10 puntung rokok yang tersusun ke dalam sarang mereka.

Ilmuwan menemukan, sarang burung yang menyimpan sejumlah besar puntung rokok, maka secara signifikan ini dapat dimanfaatkan sebagai pengusir kutu. Ini merupakan adaptasi "cerdas" yang dilakukan burung pemakan biji-bijian tersebut, sebab nikotin dan bahan kimia lainnya bisa bertindak sebagai pestisida yang mengusir parasit tungau atau kutu.

Dilansir Orange, Kamis (6/12/2012), penelitian mengungkap, burung menyematkan puntung rokok pada sarang mereka untuk mengusir hama dan menjaga diri agar tetap hangat. Burung liar menjaga sarang mereka dari invasi tungau (sejenis kutu berwarna merah) dengan bahan memasukan bahan kimia tertentu.

Kini, burung yang tinggal di kota mampu menyesuaikan perilaku yang sama. Mereka mengisi sarang mereka dengan beberapa puntung rokok untuk memanfaatkan sifat pengusir dari tembakau.

"Perilaku ini baru diamati pada burung di perkotaan. Perilaku ini memenuhi salah satu dari tiga kondisi yang diperlukan sebagai 'pengobatan' yang dilakukan burung itu sendiri, yakni mengusir parasit," jelas Constantino Macias Garcia dari National Autonomous University of Mexico.

Wikipedia menerangkan, pipit adalah nama umum bagi sekelompok burung kecil pemakan biji-bijian yang menyebar di wilayah tropis. Burung-burung ini sekarang dimasukkan ke dalam suku Estrildidae, meski ada juga yang menganggap kelompok ini adalah anak-suku (Estrildinae).

Jenis-jenis pipit (termasuk bondol dan gelatik) senang berkelompok, dan sering terlihat bergerak dan mencari makanan dalam gerombolan yang cukup besar. Burung-burung ini memiliki perawakan dan kebiasaan yang serupa, namun warna-warni bulunya cukup bervariasi.

Ukuran terkecil dimiliki oleh jenis Nesocharis shelleyi yang panjang tubuhnya sekitar 8,3 cm (3,3 inci). Jenis burung pipit yang berbobot paling ringan yakni Estrilda troglodytes (6 gram). Sedangkan yang paling besar adalah gelatik jawa (Padda oryzivora), yang panjang tubuhnya 17 cm (6,7 inci) dan beratnya 25 gram.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini