nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NASA Tertantang Mendaratkan Manusia ke Mars

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2013 18:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 05 08 56 804306 o533TImkmL.jpg Landing Excursion Module (LEM) yang menjadi bagian dari program luar angkasa Mars (Foto: Phys)

CALIFORNIA - Mendaratkan manusia ke Mars bukanlah perkara mudah. Meskipun demikian, badan antariksa Amerika Serikat, NASA telah berhasil mengirimkan robot Curiosity ke permukaan planet merah tersebut.

Dilansir Phys, Rabu (8/5/2013), mendaratkan astronot dengan aman ke Mars merupakan salah satu rintangan teknologi terbesar bagi misi berawak masa depan ke planet merah. Bahkan, pendaratan manusia ke Mars ini lebih rumit ketimbang mendaratkan robot Curiosity pada Agustus tahun lalu di Mars.

Keberhasilan badan antariksa asal negeri Paman Sam ini mengirimkan Curiosity ke Mars merupakan prestasi sekaligus kebanggan tersendiri. "Pendaratan Curiosity adalah prestasi luar biasa," ungkap Robert Braun, mantan insinyur NASA yang kini bekerja di Georgia Institute of Technology.

Ia mengatakan, prestasi pendaratan Curiosity ini merupakan "langkah kecil", di mana suatu hari NASA memiliki cita-cita untuk dapat mengirimkan astronot dan membuatnya berjalan-jalan di permukaan Mars.

Para ilmuwan NASA telah menggelar pertemuan dengan peneliti Universitas. Selain itu, NASA juga merangkul anggota industri penerbangan selama 3 hari untuk membahas mengenai eksplorasi planet tetangga.

Seperti diketahui, Curiosity memiliki berat 1 ton, sedangkan kapsul pemasok untuk mempersiapkan pendaratan astronot memiliki berat sekira 40 ton. Ini akan menghadirkan tantangan lebih besar, karena astronot tidak hanya memerlukan makanan, air dan oksigen, tetapi juga kendaraan yang cukup kuat untuk membuat mereka bisa kembali ke angkasa atau kembali ke Bumi.

Informasi yang beredar beberapa waktu lalu menyebutkan, perusahaan asal Belanda, Mars One memiliki ambisi untuk membuat pemukiman di Mars. Mimpi ini akan direalisasikan pada 2023, di mana saat ini perusahaan kabarnya menyeleksi para pelamar yang berkeinginan tinggal di planet merah tersebut.

Akan tetapi, pengiriman manusia ke Mars merupakan perjalanan "one-way", di mana astronot tidak akan dapat kembali lagi ke Bumi. Meskipun demikian, proyek ini kabarnya telah menerima sebanyak 10 ribu pelamar untuk menjadi astronot yang tinggal di mars pada 2023.

(fmh)

Berita Terkait

NASA

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini