Studi: Pasangan dari Situs Kencan Online Lebih Awet

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2013 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2013 06 04 55 817308 UANGDKHzhh.jpg Ilustrasi

LOS ANGELES – Sebuah studi terbaru menemukan bukti ilmiah bahwa suami dan istri yang bertemu secara online akan lebih puas dengan pernikahannya dibandingkan pasangan lainnya. Dalam survei nasional yang terdiri dari 19.131 orang, para peneliti menemukan adanya penurunan kepuasan pada pasangan yang bertemu di tempat kerja, kencan buta (blind date), bar atau klub malam.

Penelitian melaporkan tingkat kepuasan dalam perkawinan mereka cenderung singkat atau pendek dibanding orang-orang yang bertemu dengan pasangannya melalui situs kencan online. Demikian hasil penemuan yang dimuat dalam Prosiding Academy of Sciences dikutip LATimes, Selasa (4/6/2013).

“Para peneliti menyinggung adanya kemungkinan bahwa internet mengubah hubungan yang membuat mereka menjalaninya lebih baik,” kata salah seorang penelii sosial Benjamin Karney.

Sejak awal kemunculannya pada 1990-an, situs kencan online telah tumbuh dengan pesat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, pasangan yang berkenalan secara online akan terasa semakin berdebar-debar ketika akan melakukan pertemuan tatap muka pertama. Rasa itu yang akan menentukan apakah ke depannya akan berlanjut diselimuti cinta ataukah berakhir saat itu juga.

Di antara mereka (responden) yang menikah antara 2005 dan 2012 sebanyak 5,96 persen diantaranya bertemu pasangan mereka secara online dan masih dipenuhi cinta. Sementara, mereka yang bertemu offline dengan pasangannya sebanyak 7,67 persen sudah berpisah atau cerai akibat tidak harmonis.

Karney mengatakan, mereka yang beralih ke internet untuk menemukan pasangan akan lebih berkomitmen untuk memiliki hubungan jangka panjang daripada mereka yang tidak. Sebab, mereka akan memiliki keterampilan kognitif tertentu seperti empati, ketekunan atau impuls-kontrol yang membantu mendorong kebahagiaan dalam komitmen hubungan.

Akibatnya, situs kencan online masih menjadi pilihan dan berpotensi untuk membuka banyak kesempatan mengungkapkan diri satu sama lain sebelum akhirnya bertatap muka. “Tapi ini bukan berarti internet dapat selalu menungkatkan kualitas hubungan,” lanjutnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini