nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikan Mirip Ketupat Ini Jago Memanipulasi Cahaya

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2013 16:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 06 04 56 817320 QxmaukCIoh.jpg Ikan Lookdown (Foto: Flickr)

AUSTIN - Terdapat berbagai macam spesies ikan di laut. Salah satu yang unik ialah jenis Lookdown, yang mampu memanipulasi cahaya. Uniknya, biota laut ini memiliki fisik yang menyerupai bentuk ketupat.

Ikan Lookdown, yang juga mirip ikan Louhan ini tampak seperti ikan jenis Atlantik MoonFish. Akan tetapi, hewan laut ini memiliki perbedaan mendalam, yang bisa dilihat dari bagian kepala serta mulut dan matanya.

Wikipedia menerangkan, keseluruhan fisik Lookdown tampak cekung dan memiliki sirip ekor yang bercabang. Nah, untuk bagian sirip dada, hewan ini memiliki sirip yang menyerupai bentuk bulan sabit. Lookdown memiliki panjang tubuh 48,3 centimeter dan berat tubuh rata-rata 2,1 kilogram.

Ikan ini memiliki nama ilmiah Selene vomer dan berasal dari keluarga carangidae. Ikan ini pertama kali ditemukan di 1758 oleh Carolus Linnaeus dalam bukunya berjudul Systema Naturae edisi ke-10.

Untuk kemampuan memanipulasi cahaya, memungkinkan ikan ini untuk dapat bersembunyi di laut. Baru-baru ini peneliti asal Amerika Serikat menjelaskan bagaimana ikan ini dapat mengeluarkan kemampuannya di habitat aslinya, yakni Samudera Atlantik.

Peneliti dari University of Texas di Amerika Serikat (AS) menjelaskan bahwa ikan dapat menyembunyikan dirinya di lautan terbuka dengan memanipulasi cahaya yang memantul ke kulit mereka.

Para peneliti menemukan bahwa ikan akan menyamarkan diri melalui manipulasi cahaya yang terpolarisasi secara kompleks setelah mengenai permukaan kulitnya. Bahkan, lebih dari 80 persen kamuflase ini dijadikan strategi ikan untuk melindungi dirinya dari predator.

“Laut terbuka merupakan lingkungan yang dianggap berbahaya bagi sebagian besar populasi ikan, tidak ada tempat untuk bersembunyi dengan aman. Sehingga, mereka harus menemukan cara untuk berbaur dengan air itu sendiri,” ungkap profesor biologi di College of Natural Sciences, Molly Cummings.

Dilansir Biologynews, Selasa (4/6/2013), selama beberapa dekade terakhir asumsi strategi kamuflase ikan adalah cara yang paling optimal di laut terbuka. Sebab, dengan begitu mereka dapat memantulkan cahaya matahari layaknya cermin yang dapat menyilaukan calon pemangsanya.

Meski strategi cermin tidak selalu optimal, namun ketika cahaya terpolarisasi maka yang terjadi adalah gelombang cahaya itu akan menyelaraskan satu sama lainnya secara sejajar.

“Manusia tidak bisa melihatnya, tapi lebih dari 60 spesies ikan di dalam laut terbuka memiliki sensitivitas polarisasi tersebut,” kata fisikawan program doktotal di laboratorium Cummings, Parrish Brady.

Kontur bidang cahaya yang terpolarisasi dalam laut terbuka akan terus berubah, kecuali pada siang hari ketika matahari tepat berada di atas kepala. Seekor ikan perlu melakukan lebih dari sekedar menyebarkan strategi cermin lurus agar tetap tersamarkan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini