Yahoo Sadar Potensi Bisnis E-commerce

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2013 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 02 55 846273 Za5fP5LItN.jpg Yahoo (Foto: New York Times)

JAKARTA - Potensi media online sebagai media massa masif tampaknya mulai disadari oleh Yahoo Indonesia. Roy Arnold Simanungsong, Country Manager Yahoo Indonesia, menyadari bisnis e-commerce bisa sangat menguntungkan dalam wadah platform yang banyak diakses.

 

“Secara kerjasama dengan konten provider lokal, konten di news, global distribusi, e-commerce belum jadi fokus. Walau pertumbuhan e-commerce ini cukup menarik,” kata Roy, kemarin sore (1/8/2013).

 

Ia mengatakan, e-commerce bergantung kepada supply manager. “Tidak hanya portal, tetapi bagaimana mengelola industri,” imbuhnya. Roy percaya 3-4 tahun mendatang e-commerce di Indonesia akan semakin banyak diminati dan tumbuh besar.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pasar Indonesia cukup besar dan internet merupakan media masa kedua setelah televisi. “Mobile advertising, kita harus realistis 80 persen mobile phone masih menggunakan feature phone. Kapabilitas beriklan itu menjadi sangat terbatas di feature phone,” terangnya.

Menurutnya, para pemain internasional banyak mendirikan bisnis di Indonesia, dengan 70 persen diantaranya masih menggunakan desktop. Selain itu, internet dianggap masih belum bisa diakses secara menyeluruh. Masih ada keterbatasan, misalnya, sebagian pengguna harus pergi ke warnet untuk mengakses internet.

“Pengguna banyak, tapi pengakses banyak di desktop. Sebagian besar orang mengakses internet di desktop. Kita masih menjadi tempat pemasang iklan tertinggi, internet merupakan second mass media,” tuturnya. Beberapa perusahaan seperti Unilever, PLN, Jamsostek, Tiki, JNE salah satunya juga beriklan di Yahoo Indonesia.

 

Ditanya soal apa yang membedakan Yahoo dengan kompetitor dengan raksasa email lainnya,  Roy mengatakan bahwa fungsi email pada dasarnya ialah digunakan untuk mengirim pesan atau informasi.

 

Diungkapkannya, banyak orang akan memiliki akun ganda atau tidak satu email saja. Meskipun demikian, ia mengklaim Yahoo lebih baik ketimbang pesaingnya dari sisi desain, penataan cluster email serta penataan fungsi fitur.

 

Adapun Roy enggan merinci total pengguna email Yahoo, trafik, dan pengunjung website harian di Indonesia. Sebagai catatan, saat ini kantor Yahoo di Jakarta telah memiliki 35 orang pegawai.

(adl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini