Kokain Tingkatkan Pengambilan Keputusan dalam Otak

Ayunda W Savitri, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2013 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 27 56 856270 lVdjnG8b5B.jpg Ilustrasi (Foto: Softpedia)

CALIFORNIA – Para ilmuwan di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menemukan bahwa kokain dapat meningkatkan kemampuan otak untuk memperoleh dan mengelola informasi baru. Tak hanya itu, kokain juga dapat meningkatkan performa otak dalam proses pengambilan keputusan seseorang.

Jenis obat tersebut memiliki efektivitas yang baik pada sirkuit korteks frontal, bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk mengendalikan perencanaan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, para ahli juga sering menyebutnya sebagai otak “roda kemudi”.

Untuk mengetahui lebih dalam, mereka melakukan percobaan kepada tikus putih. Disadur dari Softpedia, Selasa (27/8/2013), hasilnya menunjukkan bahwa tikus yang diberi kokain tidak membutuhkan waktu lama untuk mulai membangun koneksi-koneksi baru dalam korteks frontalnya.

Disamping itu, perubahan tidak hanya terlihat pada anatominya tetapi juga perilakunya. Peneliti menjelaskan bahwa mereka (tikus) mulai memperlihatkan minatnya untuk mencari kokain lainnya di sekitar mereka.

Hal ini terlihat lebih jelas lagi ketika tikus diberi kesempatan untuk memilih antara dua kandang. Hewan pengerat berwarna putih itu pun memilih kandang yang di dalamnya ada kokain sebagai pancingannya, meski sebelumnya sudah dicekoki dengan kokain dengan dosis rendah.

Melihat hasil ini, para ilmuwan beranggapan bahwa kokain memberinya kekuatan ekstra pada otak tikus. Sehingga, mereka pun akan mencari lagi dan lagi sampai mendapatkan hasil yang lebih.

Meski demikian perlu diingat, penggunaan jenis obat ini dalam jangka panjang menunjukkan adanya penurunan fungsi otak pada korteks frontal sehubungan dengan isyarat atau tugas. “Tetapi, merangsang respon dan keinginan yang lebih besar terhadap kokain itu sendiri,” kata salah seorang peneliti Linda Wilbrecht.

“Dalam otak semua makhluk hidup terdapat jutaan respon dasar untuk menanggapi dan mengantisipasi dalam kesehariannya. Kokain mungkin dapat meningkatkan pertumbuhan ini melalui stimulus yang diakibatnya,” lanjutnya.

Para peneliti berharap hasil penemuan ini dapat membantu memberi pemahaman yang lebih baik lagi untuk para pencandu kokain. Di mana, penggunaannya dalam jumlah sedikit atau banyak dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam otak.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini